Poin Penting
- Rupiah dibuka melemah ke Rp17.156/USD, turun 0,10 persen dari penutupan sebelumnya Rp17.138/USD
- Tekanan datang dari penguatan dolar AS akibat data ketenagakerjaan dan klaim pengangguran AS yang lebih kuat dari ekspektasi
- Pelemahan berpotensi terbatas oleh sentimen geopolitik positif, namun masih dibayangi faktor domestik negatif; rupiah diproyeksi bergerak di Rp17.100–Rp17.200/USD.
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini Jumat (17/4/2026). Rupiah dibuka pada level Rp17.156 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,10 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp17.138 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang mengalami rebound didorong oleh rilis data ketenagakerjaan dan klaim pengangguran AS yang lebih kuat dari perkiraan.
“Rupiah berpotensi akan melemah terhadap dolar AS yang rebound oleh data pekerjaan dan klaim pengangguran yang lebih kuat dari perkiraan,” kata Lukman, Jumat, 17 April 2026.
Baca juga: CORE: Rupiah Berpotensi Bertahan di Level Psikologis Rp17.000/USD hingga Akhir 2026
Meski demikian, tekanan pelemahan rupiah berpotensi tertahan oleh sentimen geopolitik yang relatif baik. Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon dapat membatasi pelemahan nilai tukar rupiah.
“Namun pernyataan Trump mengenai kesepakatan gencatan senjata Israel-Lebanon bisa membatasi perlemahan,” tambahnya.
Sementara, sentimen di domestik masih cenderung negatif. Hal itu dipicu adanya tekanan terhadap fundamental ekonomi Indonesia dan pemangkasan proyeksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) oleh Bank Dunia dan IMF.
Baca juga: BI Klaim Harga BBM Tak Naik Bisa Bantu Redam Tekanan Rupiah
“Sedangkan sentimen domestik masih negatif, tertekan oleh fundamental ekonomi dan downgrade prospek ekonomi oleh Bank Dunia dan IMF baru-baru ini,” pungkasnya.
Dengan kondisi tersebut Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.100 hingga Rp17.200 per dolar AS hari ini.
“Rupiah akan berada di range Rp17.100 hingga Rp17.200 per dolar AS hari ini,” ujar Lukman. (*)
Editor: Galih Pratama







