Poin Penting
- RUPST Alfamidi menyetujui pembagian dividen tunai Rp396,2 miliar atau Rp11,85 per saham, naik 61 persen dari tahun sebelumnya.
- Laba bersih 2025 melonjak 45,01 persen menjadi Rp792,36 miliar, didukung pendapatan neto Rp20,64 triliun.
- Perseroan menargetkan penambahan 200 gerai baru pada 2026 dengan alokasi belanja modal Rp1,5 triliun.
Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) menyepakati pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp396,2 miliar. Jumlah itu setara dengan Rp11,85 per saham.
Direktur Keuangan PT Midi Utama Indonesia TBk, Suantopo Po, mengatakan nilai dividen per saham juga mengalami kenaikan 61 persen dari Rp7,35 per saham pada tahun sebelumnya.
“Dividen yang akan dibagikan sebesar Rp396,2 miliar atau setara Rp11,85 per saham. Nilai ini naik sekitar 61 persen dibandingkan dividen tahun buku 2024,” papar Suantopo Po dalam public expose di Tangerang, Kamis, 4 Juni 2026.
Baca juga: Permudah Layanan, Bank Mandiri Gandeng Alfamidi dan Lawson
Porsi dividen tunai yang dibayarkan perseroan juga mengalami kenaikan menjadi 50 persen dari total laba 2025 yang mencapai Rp792,36 miliar. Rasio pembayaran dividen (dividen payout ratio) naik dari 45 persen pada tahun sebelumnya.
Pendapatan Tembus Rp20,64 Triliun
Sepanjang tahun lalu, perseroan membukukan pendaptan neto sebesar Rp20,64 triliun, atau tumbuh 3,79 persen ketimbang Rp19,89 triliun pada tahun sebelumnya. Kenaikan pendapatan neto turut berkontribusi mendongkrak kenaikan laba hingga 45,01 persen, dari Rp546,41 miliar di 2024 menjadi Rp792,36 miliar.
Pertumbuhan pendapatan perseroan juga ditopang ekspansi jaringan gerai. Hingga akhir 2025, Alfamidi tercatat mengoperasian 2.587 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Rinciannya, ada 2.503 gerai Alfamidi, 80 gerai Alfamidi Super, dan empat gerai Midi Fresh.
Tahun ini, perseroan juga menargetkan penambahan 200 gerai. Untuk mendukung target tersebut, Alfamidi mengalokasikan capital expenditure atau belanja modal sebesar Rp1,5 triliun.
Baca juga: Gandeng UMKM Kulon Progo, Alfamart dan Anne Avantie Rilis Tas Ekslusif Puspa Kinasih
Dari sisi penyerapan tenaga kerja, per akhir 2025, Alfamidi tercatat memiliki lebih dari 30 ribu karyawan.
Dari jumlah tersebut, 325 di antaranya dalah karyawan penyandang disabilitas. Ini menjadi dukungan perseroan terhadap prinsip inklusivitas tenaga kerja. (*) Ari Astriawan


