Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup turun 1,06 persen ke level 6.154,92, melanjutkan tren pelemahan dari posisi sebelumnya 6.220,74.
- Sikap hawkish The Fed yang belum memberi sinyal penurunan suku bunga serta sikap wait and see investor menjelang review MSCI menjadi sentimen utama penekan pasar.
- Mayoritas sektor dan bursa Asia bergerak melemah, dengan sektor infrastruktur dan keuangan mencatat penurunan terbesar.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (18/6) ditutup melanjutkan pelemahannya ke level 6.154,92 atau turun sebanyak 1,06 persen dari posisi 6.220,74.
Pengamat Pasar Modal, Elandry Pratama, mengatakan bahwa pelemahan IHSG salah satunya dipicu oleh sikap Hawkish The Fed yg belum memberi sinyal pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat ini.
“Jadi aksi tersebut cukup menekan aset berisiko seperti saham dan juga mata uang di negara emerging market. Ditambah juga sikap wait and see dari investor menjelang hasil review MSCI,” kata Elandry dalam keterangannya, Kamis, 18 Juni 2026.
Baca juga: IHSG Dibuka Lanjut Melemah 0,69 Persen ke Posisi 6.177
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 14,92 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,07 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,07 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 417 saham terkoreksi, sebanyak 226 saham menguat dan sebanyak 158 saham tetap tidak berubah.
Mayoritas Sektor Berada di Zona Merah
Lalu mayoritas sektor juga terpantau bergerak turun, dengan sektor infrastruktur melemah 2,03 persen, sektor keuangan merosot 1,46 persen, sektor kesehatan turun 1,41 persen, dan siklikal melemah 0,48 persen.
Selain itu, sektor industrial merosot 0,15 persen, sektor transportasi turun 0,07 persen, dan sektor energi melemah 0,05 persen.
Baca juga: Ada Sentimen BI Rate dan Review MSCI, IHSG Diprediksi Bergerak Sideways
Sementara itu, sektor lainnya masih mampu menguat, dengan sektor bahan baku naik 0,65 persen, sektor properti meningkat 0,40 persen, sektor teknologi menguat 0,11 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,01 persen.
Adapun indeks-indeks bursa Asia juga mayoritas melemah dengan Hang Seng Index turun 1,80 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,30 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo naik 1,90 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra


