Poin Penting
- RMKE akan melakukan stock split 1:5, menurunkan nilai nominal saham dari Rp100 menjadi Rp20
- Aksi ini diharapkan meningkatkan likuiditas dan memperluas basis investor
- RUPSLB digelar 26 Juni 2026, dengan awal perdagangan saham baru pada 17 Juli 2026.
Jakarta – PT RMK Energy Tbk (RMKE) mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:5.
Melalui aksi korporasi ini, nilai nominal saham RMKE yang awalnya sebesar Rp100 per saham akan dipecah menjadi Rp20 per saham.
Dengan demikian, jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat secara proporsional dari 4.375.000.000 saham menjadi 21.875.000.000 saham.
Baca juga: Anak Usaha RMKE Gandeng MEDC Bangun Hauling Road
Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra, menyatakan aksi korporasi tersebut menunjukkan optimisme manajemen terhadap pertumbuhan perusahaan di masa depan.
Menurutnya, dengan infrastruktur yang telah terintegrasi dengan baik dan siap dioptimalkan untuk menghasilkan nilai tambah yang maksimal, perseroan meyakini akan dapat bertumbuh secara berkelanjutan.
“Aksi korporasi ini juga akan berdampak pada peningkatan likuiditas saham dan akan membuka akses ke investor yang lebih luas, baik institusional maupun ritel, baik di dalam maupun luar negeri,” ucap Vincent dalam keterangan resmi dikutip, 21 Mei 2026.
Perseroan sebelumnya telah memperoleh persetujuan prinsip dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Mei 2026 dan akan segera menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 26 Juni 2026 untuk memperoleh restu dari para pemegang saham.
Baca juga: Perluas Basis Investor, ITSEC Asia Bakal Stock Split 1:2
Jadwal Stock Split RMKE
Sebagai informasi, RMKE juga telah menetapkan jadwal rencana aksi korporasi stock split RMKE, yakni:
- Pengumuman RUPSLB: 20 Mei 2026
- Pelaksanaan RUPSLB: 26 Juni 2026
- Akhir Perdagangan Saham (Nilai Lama) di Pasar Tunai: 16 Juli 2026
- Tanggal Penentuan Daftar Pemegang Saham dan Rekening Efek yang berhak atas saham hasil Pemecahan Saham (Recording Date): 16 Juli 2026
- Awal Perdagangan Saham (Nilai Baru) di Pasar Tunai: 17 Juli 2026. (*)
Editor: Galih Pratama


