Poin Penting
- Seluruh relawan Global Sumud Flotilla, termasuk sembilan WNI, telah dibebaskan dari tahanan Israel.
- Para relawan kini menjalani proses deportasi melalui Bandara Ramon/Eilat menuju Istanbul, Turki.
- GPCI dan tim hukum internasional terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh WNI tiba dengan aman.
Jakarta – Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) memastikan semua relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF), termasuk sembilan Warga Negara Indonesia (WNI), yang sempat ditahan otoritas Israel kini telah dibebaskan.
Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy mengatakan, para relawan kemanusiaan dan jurnalis internasional, termasuk WNI–yang tengah menjalankan misi bantuan menuju Gaza–sebelumnya ditahan di Penjara Ktziot sebelum akhirnya dibebaskan oleh pihak Israel.
Saat ini, para relawan tersebut tengah menjalani proses deportasi dan pemulangan keluar dari wilayah Israel melalui Bandara Ramon/Eilat menuju Istanbul, Turki.
“Tim hukum Adalah (organisasi HAM setempat) terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan seluruh aktivis, termasuk WNI, dapat keluar dengan aman tanpa penundaan tambahan,” kata Harfin seperti dikutip dari Antara.
Baca juga: Sembilan WNI Diculik Israel saat Misi Legal ke Gaza, Total 332 Aktivis-Jurnalis Ditahan
Harfin mengungkapkan para relawan itu dikabarkan sempat mengalami tindak kekerasan selama masa penahanan.
Beberapa laporan menyebut adanya pemukulan hingga penggunaan peluru karet terhadap para aktivis.
Meski demikian, pihaknya masih terus memastikan kondisi terkini sembilan WNI yang sempat ditahan tersebut.
Baca juga: Aktivis Global Sumud Flotilla Disika hingga Disetrum di Tahanan Israel, RI Kutuk Keras
Ia berharap tindakan kekerasan tidak dialami para relawan asal Indonesia selama berada dalam tahanan Israel.
Proses Pemulangan Terus Dikawal
Menurut Harfin, proses pemulangan para relawan terus dipantau oleh tim hukum, jalur diplomatik, serta jaringan internasional pendukung Flotilla.
GPCI juga disebut tengah mempersiapkan tim untuk berangkat ke Turki guna menjemput para relawan WNI.
Selain itu, GPCI juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) untuk memastikan proses kepulangan berjalan lancar.
Baca juga: Menkomdigi Kecam Aksi Militer Israel Tahan 3 Jurnalis Indonesia di Misi Kemanusiaan Gaza
Harfin mengatakan pimpinan GPCI bahkan telah bertemu langsung dengan pihak Kemlu RI pada Kamis ini.
“Mohon doa terbaik agar seluruh delegasi, termasuk WNI, dapat segera tiba dengan selamat dan sehat,” imbuhnya. (*)


