Poin Penting
- IHSG melemah 1,43 persen ke level 6.541,37 sepanjang perdagangan 7-11 September 2026
- Aktivitas perdagangan menurun, dengan rata-rata nilai transaksi harian turun 14,88% menjadi Rp16,36 triliun
- Investor asing masih mencatat net sell, mencapai Rp71,41 triliun sepanjang 2026.
Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan 7-11 September 2026 ditutup dalam tren negatif. Sejumlah indikator utama pasar saham mengalami pelemahan dibandingkan pekan sebelumnya.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah 1,43 persen menjadi 6.541,37 dari posisi 6.636,47 pada pekan sebelumnya.
Baca juga: Saham BYAN Anjlok 4,9 Persen Usai Isu Tawaran Akuisisi Haji Isam
Sekretaris Perusahaan BEI Elsierra Putri Yosita mengatakan, kapitalisasi pasar BEI turut mengalami penurunan 1,32 persen menjadi Rp11.446 triliun dari Rp11.599 triliun pada pekan sebelumnya.
“Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami perubahan yaitu sebesar 14,88 persen menjadi Rp16,36 triliun dari Rp19,22 triliun pada pekan sebelumnya,” ucapnya dalam keterangan resmi dikutip, 13 September 2026.
Penurunan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian BEI yang turun 26,34 persen menjadi 36,09 miliar lembar saham dari 48,99 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Baca juga: Saham Tertekan, Dua Instrumen Investasi Ini Jadi Pilihan Nasabah BCA
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian tercatat turun 7,07 persen menjadi 2,22 juta kali transaksi dari 2,39 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Dari sisi investor asing, pada Jumat (11/9) tercatat nilai jual bersih sebesar Rp690,19 triliun. Secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp71,41 triliun. (*)
Editor: Galih Pratama


