Jakarta–PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) membagikan dividen sebesar Rp601,86 miliar, atau Rp285,50 per saham untuk Tahun Buku 2016. Jumlah dividen yang dibagikan ini merupakan 30 persen dari total laba bersih di sepanjang 2016 yang sebesar Rp2,01 triliun.
“Rencana pembagian dividen itu sudah disetujui oleh pemegang SAHAM,” ujar Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Kamis, 20 April 2017.
Menurutnya, besaran dividen per saham Tahun Buku 2016 tersebut kurang lebih sama dengan tahun sebelum yang sebesar Rp287,73 per saham. Sedangkan perolehan laba bersih tahun lalu relatif sama dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,04 triliun. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Kinerja operasional dan keuangan PTBA hampir secara keseluruhan mengalami kenaikan. Tingkat Perolehan Laba Bersih (Net Profit Margin/NPM) PTBA tahun 2016 tercatat sebesar 14,34 persen. Untuk volume Penjualan PTBA Tahun Buku 2016 tercatat naik 9 persen atau menjadi 20,75 juta ton dibanding tahun sebelumnya sebesar 19,10 juta ton.
Dengan komposisi Penjualan domestik sebesar 12,27 juta ton atau 59 persen dari total Penjualan atau lebih tinggi 22 persen dibanding tahun sebelumnya 10,05 juta ton, sebagian besar merupakan pasokan untuk sejumlah PLTU milik PLN dalam bentuk kontrak jangka panjang. Sedangkan Ekspor tercatat 8,49 juta ton, atau 41 persen dari total Penjualan PTBA.
Dari Penjualan ini PTBA berhasil mencatat Pendapatan sebesar Rp14,06 triliun atau naik 2 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp13,85 triliun. Realisasi Produksi dan Pembelian tahun 2016 sebesar 20,82 juta ton atau hampir sama dengan Produksi dan Pembelian tahun lalu sebesar 20,74 juta. (*)
Editor: Paulus Yoga


