Poin Penting
- SMBC Indonesia akan menggabungkan OTO ke SOF untuk meningkatkan efisiensi dan sinergi bisnis
- SOF menjadi entitas penerima merger, sementara kepemilikan SMBC Indonesia tetap 51 persen
- Merger ditargetkan efektif setelah memperoleh persetujuan Menteri Hukum pada 1 September 2026.
Jakarta – PT Bank SMBC Indonesia Tbk mengumumkan rencana penggabungan usaha dua perusahaan pembiayaan yang berada di bawah kendalinya, yakni PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto Finance (SOF).
Merger tersebut ditempuh sebagai strategi untuk menyederhanakan struktur usaha sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat sinergi bisnis.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/7), SMBC Indonesia menjelaskan bahwa perseroan memiliki dan mengendalikan masing-masing 51 persen saham di OTO maupun SOF.
Dalam aksi korporasi tersebut, SOF akan menjadi entitas penerima penggabungan (surviving entity), sementara OTO akan melebur ke dalam SOF.
Baca juga: SMBC Indonesia Tuntaskan Pengalihan Portofolio Kredit Pensiun ke BTN
Dengan demikian, seluruh hak dan kewajiban OTO nantinya akan beralih kepada SOF setelah proses merger efektif.
Perseroan menyebutkan bahwa penggabungan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan pengelolaan sumber daya, serta memperkuat sinergi kegiatan usaha di lini pembiayaan otomotif.
SMBC Indonesia memperkirakan penggabungan tersebut akan memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum pada 1 September 2026.
Setelah efektif, perseroan akan memenuhi seluruh kewajiban keterbukaan informasi sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan regulasi pasar modal yang berlaku.
Tidak Berdampak pada Nilai Investasi
SMBC Indonesia menegaskan bahwa merger OTO dan SOF tidak akan mengubah nilai investasi perseroan pada kedua entitas tersebut.
Perseroan juga memastikan aksi korporasi ini tidak mengakibatkan perubahan total aset maupun ekuitas secara konsolidasi.
Setelah merger rampung, SMBC Indonesia tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan sebesar 51 persen pada SOF sebagai entitas hasil penggabungan.
Sebelumnya, PT Bank SMBC Indonesia Tbk (sebelumnya PT Bank BTPN Tbk) mengakuisisi OTO dan SOF atau yang lebih dikenal dengan nama OTO Group pada April 2024.
Baca juga: SMBC Indonesia Tekankan 3 Poin Ini dalam Penerapan AI
Bank SMBC Indonesia merogoh kocek Rp6,55 triliun untuk mengakusisi OTO Group.
Dari hasil akuisisi tersebut, komposisi kepemilikan saham menjadi Bank SMBC Indonesia sebesar 51 persen, PT Summit Auto Group yang merupakan anak perusahaan Sumitomo Corporation sebesar 34 persen, dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk sebesar 15 persen. (*)


