Poin Penting
- Prabowo mengklaim investasi semester I 2026 menciptakan 1,4 juta lapangan kerja.
- Realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931 triliun dengan 2,7 juta pekerjaan baru.
- Pemerintah menegaskan investasi harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat bawah.
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengklaim investasi Rp1.010 triliun menciptakan 1,4 juta lapangan kerja. Angka itu berasal dari realisasi investasi semester pertama 2026.
Pernyataan itu disampaikan dalam pidato Nota Keuangan dan RAPBN 2027. Prabowo berbicara di hadapan Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD RI, Jumat, 14 Agustus 2026.
Ia menilai capaian tersebut menunjukkan investasi tetap bergerak positif. Pertumbuhan terjadi di tengah tekanan ekonomi global.
Baca juga: AKSES: PFII Harus Ciptakan Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Tarik Investasi
Lapangan Kerja Jadi Ukuran Utama Investasi
Prabowo mengatakan realisasi investasi semester pertama 2026 mencapai Rp1.010 triliun. Investasi itu menciptakan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja.
Ia juga memaparkan capaian investasi sepanjang 2025. Nilainya mencapai Rp1.931 triliun dengan penciptaan lebih dari 2,7 juta pekerjaan.
“Pada semester pertama 2026 ini saja, realisasi investasi mencapai 1.010 triliun rupiah dan telah menciptakan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja,” ujarnya.
Menurut Prabowo, besarnya investasi belum cukup menjadi ukuran keberhasilan. Pemerintah harus memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat.
Investasi Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Global
Prabowo menyinggung kondisi ekonomi dunia yang masih bergejolak. Konflik geopolitik dan perang dagang disebut memicu gangguan rantai pasok.
Meski demikian, ia menilai kepercayaan publik menjaga arus investasi tetap tumbuh. Pemerintah menganggap stabilitas domestik menjadi faktor penting.
“Alhamdulillah, karena kerja keras kita, karena kepercayaan rakyat kepada pemerintah, di tengah ketidakpastian global, investasi tetap tumbuh,” katanya.
Ia juga menyebut Indonesia berupaya memperkuat kemandirian ekonomi. Ketergantungan terhadap pasokan luar negeri harus dikurangi.
Baca juga: Pemerintah Pasang Target 3,49 Juta Lapangan Kerja Baru di 2027, Simak Strateginya
Target 19 Juta Pekerjaan Masih Jadi Sorotan
Prabowo kembali menekankan tujuan akhir pembangunan adalah kesejahteraan rakyat. Investasi harus menghasilkan pekerjaan dan perbaikan kualitas hidup.
“Tetapi saya tegaskan di hadapan Majelis ini, bagi saya, pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita,” jelasnya.
Ia menambahkan manfaat investasi harus dirasakan kelompok ekonomi bawah. Pemerintah ingin setiap rupiah investasi memberi dampak nyata.
“Setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan, harus menghasilkan perbaikan kualitas hidup rakyat kita, terutama rakyat kita yang paling bawah,” tegasnya.
Capaian 1,4 juta pekerjaan juga dikaitkan dengan janji kampanye Prabowo. Ia sebelumnya menargetkan penciptaan 19 juta lapangan kerja selama lima tahun pemerintahan.
Target itu mencakup berbagai sektor strategis, termasuk ekonomi hijau. Pemerintah menyebut sekitar lima juta peluang berasal dari green jobs.
Dengan realisasi investasi yang terus meningkat, pemerintah menempatkan penciptaan lapangan kerja sebagai indikator utama keberhasilan ekonomi. Fokusnya bukan hanya pertumbuhan angka investasi, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. (*)
Editor: Galih Pratama


