Poin Penting
- Kredit pensiun Bank Capital naik 322 persen menjadi Rp4,4 triliun, mendorong total kredit tumbuh 41,1 persen.
- Bank Capital berangkatkan 50 nasabah ke Tanah Suci melalui program Umrah Berkah.
- Strategi relationship banking diperkuat untuk mendorong loyalitas dan pertumbuhan bisnis pensiun.
Jakarta – Bisnis segmen pensiun PT Bank Capital Indonesia Tbk (Bank Capital) terus tumbuh solid. Tahun lalu, portofolio segmen ini meroket 322 persen secara tahunan, atau menjadi Rp4,4 triliun.
Segmen ini menjadi salah satu penopang utama kredit Bank Capital yang tercatat mencapai Rp11,1 triliun, atau meningkat 41,1 persen year on year (yoy).
Kinerja kredit segmen pensiun Bank Capital disokong pengembangan berbagai kerja sama strategis, dengan berbagai pihak, termasuk PT Taspen. Kolaborasi ini memperluas jangkauan layanan perseroan di segmen pensiun.
Sejalan dengan meningkatnya kontribusi segmen pensiun terhadap keseluruhan bisnis Bank Capital, perseroan juga berupaya mempererat hubungan jangka panjang dengan nasabah. Salah satu strateginya melalui berbagai program berilai tambah.
Baca juga: Genjot Pertumbuhan Kredit Pensiun, Bank Capital Gandeng BCA Digital
Salah satunya diwujudkan melalui program Umrah Berkah bersama Bank Capital. Lewat program ini, untuk pertama kalinya memberangkatkan 50 nasabah prapensiun dan pensiuan dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat ke Tanah Suci pada periode 28 Juli sampai 5 Agustus 2026.
Menurut Direktur Utama Bank Capital, Kurniawan Halim, program ini menjadi apresiasi perseroan bagi nasabah setianya. Ini juga menjadi bagian dari strategi perseroan membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah.
“Kami mendoakan agar seluruh peserta senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan perlindungan selama menjalankan rangkaian ibadah, serta dapat kembali ke Tanah Air dengan sehat dan selamat,” kata Kurniawan saat pelaksanaan manasik umrah yang turut dihadiri Direktur Digital & Consumer Banking Bank Capital, Febriyanti Ika Sari.
Ia melanjutkan, Bank Capital tidak hanya fokus melakukan upaya pengembangan bisnis, tapi juga meningkatkan loyalitas nasabah. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan berbagai program yang memberikan nilai tambah sesuai kebutuhan nasabah.
Strategi itu sejalan dengan karakteristik nasabah segmen pensiun. Mereka lebih mengedepankan hubungan jangka panjang, kepercayaan, serta kualitas layanan.
Oleh sebab itu, selain memperluas pembiayaan, Bank Capital juga terus mengembangkan pendekatan berbasis hubungan (relationship banking) melalui berbagai program apresiasi bagi nasabah.
Baca juga: Bank of Singapore Akuisisi 14,03 Persen Saham Bank Capital
Kurniawan menambahkan, Bank Capital menyakini bahwa kombinasi pertumbuhan bisnis yang sehat, penguatan kerja sama strategis, serta peningkatan pengalaman nasabah akan menjadi fondasi untuk memperluas pangsa pasar kredit pensiun sekaligus menjaga loyalitas nasabah di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.
Maka itu, perseroan akan terus memperkuat ekosistem bisnis, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi nasabah.
“Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat posisi perseroan di segmen pembiayaan pensiun,” pungkasnya. (*) Ari Astriawan


