Poin Penting
- Polri menggandeng 12.420 UMKM untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
- Polri telah membangun 1.415 SPPG dari target 1.500 unit pada 2026.
- SPPG Polri mempertahankan zero accident melalui penerapan standar keamanan pangan.
Jakarta – Polri menggandeng 12.420 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Pelaku usaha yang dilibatkan juga mencakup kelompok tani, peternak, nelayan, dan koperasi.
Program itu berjalan seiring pembangunan 1.500 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 2026.
Baca juga: Ribuan Dapur MBG Buatan Polri Tuai Pujian Prabowo, Dari Mana Sumber Dananya?
Polri Bangun Rantai Pasok Pangan
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan penguatan ketahanan pangan dilakukan melalui berbagai fasilitas produksi pangan.
Fasilitas itu meliputi greenhouse, kolam ikan bioflok, budidaya sapi, kambing, ayam, dan gudang bahan pangan.
“Melalui langkah tersebut, Polri membangun ekosistem supply chain yang melibatkan 12.420 UMKM, termasuk kelompok petani, peternak, nelayan, dan koperasi sehingga dapat mendorong kesejahteraan pelaku usaha lokal,” ungkap Sigit, dikutip Antara, Rabu (1/7/2026).
Program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal.
Seiring dengan itu, Polri juga membangun SPPG untuk mendukung program MBG.
Sigit mengatakan SPPG akan memperluas akses masyarakat terhadap makanan bergizi.
Polri Kejar Target 1.500 SPPG
Hingga Juni 2026, Polri telah membangun 1.415 SPPG, 828 unit di antaranya telah beroperasi.
Sebanyak 227 unit memasuki tahap operasional. Sementara 360 unit masih dibangun. Lalu, sebanyak 33 unit berada di wilayah 3T.
Seluruh SPPG diproyeksikan melayani 3,5 juta penerima manfaat. Program itu juga diperkirakan menyerap 70,7 ribu tenaga kerja.
SPPG Polri memiliki 348 sertifikat laik higiene sanitasi, serta mengantongi 146 sertifikat halal.
Selain itu, tersedia 285 sertifikat uji laboratorium air. Sebanyak 305 koki telah mendapat pelatihan.
Baca juga: Ojol Segera Masuk Kategori UMKM, Berhak Dapat KUR dan Insentif
Polri Bangun Jembatan Merah Putih
Polri juga membangun 775 Jembatan Merah Putih Presisi.
Sebanyak 711 jembatan telah selesai. Sisanya, 64 jembatan ditargetkan rampung pada Juli 2026.
“Masifnya pembangunan SPPG dan jembatan telah mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat,” ujar Sigit.
SPPG juga dilengkapi berbagai fasilitas keamanan pangan. Fasilitas itu meliputi filter air, reverse osmosis (RO), UV, steamer, dan test kit.
“Sehingga sampai dengan saat ini, Alhamdulillah, SPPG Polri berhasil mempertahankan zero accident,” ucapnya. Melalui program tersebut, Polri memperkuat ketahanan pangan, memberdayakan UMKM, dan mendukung pembangunan nasional. (*)
Editor: Galih Pratama


