Poin Penting
- Pendapatan JTPE pada kuartal I (Q1) 2026 turun menjadi Rp265 miliar dari Rp348 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
- Penurunan dipengaruhi pergeseran pengadaan ke kuartal II dan III 2026.
- JTPE tetap optimistis target pendapatan Rp3,06 triliun pada 2026 dapat tercapai melalui empat strategi utama.
Jakarta – PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) mencatat pendapatan sebesar Rp265 miliar pada kuartal I (Q1) 2026. Angka tersebut menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp348 miliar.
Vice CFO JTPE, Michael Christiaan mengatakan, penurunan pendapatan dipengaruhi adanya pergeseran pengadaan Perseroan ke kuartal II (Q2) dan III (Q3) 2026.
“Pada Q1 2026, JTPE membukukan penjualan sebesar Rp265 miliar, memang ada penurunan dibanding Rp348 miliar pada Q1 2025. Memang ini terjadi karena adanya pergeseran pengadaan yang kita expect berada di Q2-Q3 2026,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.
Baca juga: Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Bidik Pendapatan Rp3,06 T pada 2026, Tumbuh di Atas 10 Persen
Meski pendapatan menurun pada awal tahun, Perseroan tetap optimistis target pendapatan sebesar Rp3,06 triliun pada 2026 dapat tercapai melalui empat strategi utama.
Strategi pertama ialah memperkuat margin produk dan memperluas portofolio melalui produk-produk bermargin tinggi.
Kedua, Perseroan terus melakukan optimalisasi dan peningkatan kapasitas produksi.
Ketiga, JTPE mendorong pertumbuhan anorganik melalui kerja sama dan kolaborasi dengan mitra strategis.
Selain itu, JTPE baru saja membentuk joint venture (JV) dengan mitra strategis asal Hong Kong melalui pendirian PT Nusatek Global Solutions.
Perusahaan patungan tersebut bergerak di bidang pengembangan produk RFID yang saat ini tengah diperkuat Perseroan.
“Semua strategi diversifikasi kami itu harus related sama core kompetensi kita, yaitu security printing. Dari core kompetensi kita, kita bisa mengembangkan produk baru, memanfaatkan peluang baru seperti kita masuk dalam sistem biometrik, digital identity, dan melalui ekspansi usaha,” imbuhnya.
Fokus Transformasi Digital dan Inovasi
JTPE juga terus melakukan transformasi digital melalui Easy Sign dan pengembangan aplikasi internal Perseroan.
Selain itu, perusahaan melanjutkan riset dan pengembangan (R&D) guna menghasilkan produk yang lebih inovatif.
Baca juga: Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Bagikan Dividen Rp210,6 M, 60 Persen dari Laba Bersih 2025
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Perseroan optimistis dapat menjaga kinerja sepanjang tahun buku 2026 sekaligus mendorong pertumbuhan jangka panjang. (*)
Editor: Yulian Saputra


