Poin Penting
- Paradise Indonesia (INPP) akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp50,32 miliar atau Rp4,5 per saham
- Pembagian dividen didukung kinerja positif INPP pada semester I 2026
- EBITDA INPP mencapai Rp265,12 miliar hingga semester I 2026, tumbuh 11 persen secara tahunan
Jakarta – PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 senilai Rp50,32 miliar atau setara Rp4,5 per lembar saham.
Pembagian dividen interim INPP tersebut menjadi wujud komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah yang konsisten kepada para pemegang saham.
Adapun periode cum dividend di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi dimulai pada Kamis, 20 Agustus 2026, diikuti ex dividend pada 21 Agustus 2026.
Lalu, cum dividend di Pasar Tunai ditetapkan pada 24 Agustus 2026, dengan ex dividend pada 26 Agustus 2026.
Baca juga: Paradise Indonesia Bukukan Laba Rp141,98 Miliar di Semester I 2026
Kemudian, bagi pemegang saham yang berhak menerima dividen pembayaran dividen interim pada 10 September adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 24 Agustus 2026.
Keputusan pembagian dividen interim ini telah mendapat persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris pada 7 Agustus 2026, dan selanjutnya akan diperhitungkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2026.
Wakil Presiden Direktur and CFO Paradise Indonesia, Surina menjelaskan bahwa, keputusan dividen interim ini merupakan bentuk apresiasi Perseroan atas kepercayaan pemegang saham, sekaligus bukti nyata kinerja solid Perseroan.
“Strategi diversifikasi serta efisiensi operasional yang kami jalankan terbukti tepat sasaran, mampu mencatatkan pertumbuhan EBITDA sebesar 11 persen secara tahunan,” ucap Surina dalam keterangan resmi dikutip, 21 Agustus 2026.
Pembagian dividen ini didasari oleh kinerja fundamental INPP yang tetap solid di tengah dinamika industri properti.
Hingga semester I 2026, INPP berhasil membukukan laba positif mencapai Rp141,98 miliar, ditopang oleh kontribusi positif dari seluruh lini bisnis, portofolio yang terdiversifikasi, serta pengelolaan aset yang berkelanjutan.
Baca juga: BCA Tebar Dividen Interim Kuartal III 2026 Rp3,07 Triliun, Cek Jadwal Pembagiannya
Pada periode yang sama, INPP juga mencatatkan porsi recurring income atau pendapatan berulang sebesar 71 persen, salah satu yang tertinggi di industri properti Indonesia.
Disiplin pengelolaan keuangan dan efisiensi operasional turut mendongkrak EBITDA menjadi Rp265,12 miliar atau tumbuh 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy). (*)
Editor: Galih Pratama


