OJK Dorong Perempuan jadi Agen Literasi Keuangan
Di tengah tantangan tersebut, OJK menilai perempuan memiliki posisi strategis dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Selain berperan sebagai pengelola keuangan keluarga, perempuan juga dinilai mampu menjadi agen edukasi bagi anak-anak dan lingkungan sekitarnya.
Menurut Dicky, perempuan merupakan “menteri keuangan” dalam keluarga yang berperan menentukan prioritas kebutuhan, mengelola pengeluaran rumah tangga, menyiapkan dana pendidikan, hingga merencanakan masa depan keluarga.
Karena itu, OJK terus memperkuat berbagai program edukasi keuangan melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), pembentukan duta literasi keuangan, serta kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK yang memiliki jaringan hingga tingkat desa.
Baca juga: Perempuan jadi Kunci Ekonomi, OJK Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan UMKM
Melalui penguatan literasi tersebut, regulator berharap kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan perempuan dapat terus diperkecil. Dengan demikian, tingginya akses terhadap layanan keuangan dapat diikuti kemampuan mengelola keuangan secara bijak dan berkelanjutan, sehingga mendukung kesejahteraan keluarga dan perekonomian nasional. (*)
Editor: Yulian Saputra


