Poin Penting
- OJK mengungkapkan rencana pembentukan satu bank umum syariah (BUS) baru yang masih dalam tahap pembahasan dan evaluasi.
- Identitas bank yang akan menjadi BUS baru belum diungkap karena masih mengkaji arah bisnis dan proses spin-off.
- Kehadiran BUS baru diharapkan memperkuat struktur industri perbankan syariah nasional, khususnya di kelompok KBMI 2.
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan terdapat rencana pembentukan bank umum syariah (BUS) baru di Indonesia. Saat ini, proses tersebut masih dalam tahap pembahasan dan evaluasi bersama bank terkait.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pembentukan bank syariah baru tersebut masih dikaji oleh pihak terkait.
“Sekarang juga sedang ada pembicaraan itu (bank syariah baru) dengan yang terkait dengan sebuah syariah lain,” ujar Dian saat ditemui di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.
Baca juga: Generasi Muda Dominasi Rekening Tabungan Haji Maybank Syariah, Ini Pendorongnya
Meski demikian, Dian belum dapat mengungkap identitas bank yang tengah memproses pembentukan BUS tersebut. Menurutnya, bank terkait masih mempelajari arah pengembangan bisnis ke depan.
“Saya belum bisa disclose karena ada beberapa rencana yang memang dirasakan sedang mereka pelajari dulu mau arahnya ke depan seperti apa. Kan ada beberapa spin-off, mereka juga masih memperkuatnya,” jelas Dian.
Sebelumnya, OJK telah menyampaikan bahwa akan ada satu Bank Umum Syariah (BUS) baru yang terbentuk pada 2026 melalui proses spin-off.
Baca juga: Ini Kunci Agar Bank Umum Syariah Bisa Berkembang
Dian mengatakan, kehadiran BUS baru tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur industri perbankan syariah nasional, khususnya pada kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 2.
“Pada tahun ini juga diharapkan terbentuk satu Bank Umum Syariah (BUS) baru hasil proses spin-off ,” ujarnya. (*)
Editor: Yulian Saputra


