Poin Penting
- Bank Jambi memastikan operasional kantor cabang dan ATM telah kembali normal usai insiden peretasan.
- Polda Jambi berhasil mengungkap kasus pembobolan dana nasabah dan menyelamatkan dana sebesar Rp18,9 miliar.
- Bank Jambi memperkuat sistem keamanan siber dan memulihkan layanan mobile banking secara bertahap untuk menjaga keamanan nasabah.
Jakarta – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi memastikan operasional perbankan telah kembali berjalan normal setelah insiden peretasan yang sempat memengaruhi sebagian layanan digital. Perseroan juga memperkuat sistem keamanan siber untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, mengapresiasi langkah cepat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jambi yang berhasil mengungkap kasus pembobolan dana nasabah melalui aksi peretasan.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, penyidik tidak hanya menangkap para tersangka, tetapi juga berhasil menyelamatkan dana nasabah senilai Rp18,9 miliar.
“Alhamdulillah, kami mengapresiasi gerak cepat Polda Jambi dalam mengungkap kasus ini dan berhasil menetapkan para tersangka pembobolan dana nasabah. Sinergi yang baik antara aparat penegak hukum dan Bank Jambi menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan serta kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan,” ujar Khairul, dalam keterangannya, dikutip Rabu, 15 Juli 2026.
Baca juga: Pengamat: Bank Jambi Tak Krisis, Sedang Transformasi dan Modernisasi
Khairul menjelaskan, insiden peretasan yang terjadi sebelumnya sempat berdampak pada sebagian layanan digital, terutama mobile banking. Namun, layanan operasional di kantor cabang maupun jaringan ATM kini telah kembali beroperasi normal.
“Untuk pelayanan operasional di kantor maupun layanan ATM, alhamdulillah saat ini telah berjalan dengan baik. Kami juga terus melakukan berbagai tahapan pemulihan agar layanan mobile banking dapat kembali beroperasi secara optimal dengan tetap mengedepankan aspek keamanan,” ujarnya.
Perkuat Sistem Keamanan Digital
Terkait itu, Bank Jambi menyatakan proses pemulihan layanan digital dilakukan secara bertahap dan menyeluruh guna memastikan sistem keamanan telah diperkuat sebelum layanan mobile banking kembali beroperasi sepenuhnya.
Selain memulihkan layanan, Bank Jambi juga terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem teknologi informasi, meningkatkan infrastruktur keamanan siber, serta memperkuat langkah mitigasi untuk mencegah potensi serangan siber di masa mendatang.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan sistem keamanan digital serta menghadirkan layanan terbaik bagi seluruh nasabah. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar Bank Jambi dapat terus memberikan pelayanan yang aman, terpercaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Jambi,” urainya.
Baca juga: OJK dan Bank Jambi Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat Suku Anak Dalam
Dana Nasabah Rp18,9 Miliar Diselamatkan
Manajemen Bank Jambi menilai keberhasilan aparat kepolisian mengungkap kasus peretasan sekaligus menyelamatkan dana nasabah senilai Rp18,9 miliar menjadi momentum penting untuk memulihkan kepercayaan publik.
Perseroan optimistis penangkapan para pelaku serta pengamanan sebagian besar dana hasil kejahatan akan meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat dalam menggunakan layanan Bank Jambi, baik melalui kantor cabang, ATM, maupun layanan digital yang sedang dipulihkan.
Ke depan, Bank Jambi menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan memperkuat sistem keamanan siber guna melindungi dana serta kepentingan seluruh nasabah.
Baca juga: Layanan Bank Jambi Berangsur Pulih, Keamanan jadi Prioritas
Khairul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut, termasuk Polda Jambi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Indonesia Anti Scam Centre (IASC), dan pihak-pihak lain yang mendukung proses penyelidikan.
“Sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih kepada Polda Jambi, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, IASC, hingga semua pihak yang telah berkontribusi dan bekerja keras sehingga para tersangka pembobolan dana nasabah kami berhasil ditangkap,” tandasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra


