Poin Penting
- MSCI Mei 2026 tidak menambah saham Indonesia di indeks utama maupun mikro
- Sebanyak 18 saham Indonesia keluar dari berbagai kategori MSCI, termasuk AMMN, BREN, TPIA, dan DSSA
- Fokus berikutnya pasar ada pada review aksesibilitas MSCI Juni dan Agustus 2026 yang lebih menentukan.
Jakarta – Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah mengumumkan index review pasar modal Indonesia untuk periode Mei 2026 yang akan berlaku pada penutupan perdagangan pada 29 Mei 2026 dan efektif pada 1 Juni 2026.
Berdasarkan review index MSCI, tidak terdapat penambahan saham-saham Indonesia yang masuk ke dalam MSCI Global Standard Indexes, maupun MSCI Micro Cap Indexes.
Namun terjadi penurunan klasifikasi terhadap PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) ke dalam MSCI Small Cap Indexes dari sebelumnya berada pada MSCI Global Standard Indexes.
Kemudian, saham-saham yang termasuk ke dalam High Shareholding Concentration (HSC) juga terpantau keluar dari indeks MSCI.
Baca juga: IHSG Dibuka Ambles 1,49 Persen usai Pengumuman MSCI
Hasil Review Indeks MSCI untuk Periode Mei 2026
MSCI Global Standard Indexes:
Masuk: –
Keluar:
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan AMRT.
MSCI Small Cap Indexes:
Masuk: AMRT
Keluar:
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
- PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
- PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)
- PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
- PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
- PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
- PT Midi Utama Indonesia (MIDI)
- PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
- PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)
- PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
- PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)
- PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
- PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).
MSCI Micro Cap Indexes:
Masuk: –
Keluar: –
Alhasil, total ada 18 saham konstituen dari bursa saham Indonesia yang terdepak dari seluruh kategori indeks MSCI. Hasil rebalancing akan berlaku efektif pada 29 Mei 2026
Ke depan, perlu dicermati MSCI Market Accessibility Review pada Juni 2026 sebagai katalis yang lebih substansial dibandingkan index review Mei kali ini.
Di antaranya adalah apakah pembekuan FIF/NOS, penambahan ke IMI, dan migrasi size–segment ke atas akan dicabut untuk review selanjutnya pada Agustus 2026.
Lalu, penegasan atau sinyal lebih lanjut bahwa risiko turun kelas atau downgrade Indonesia ke frontier market sudah tidak menjadi ancaman.
MSCI akan melakukan review periode berikutnya pada 12 Agustus 2026. Hasil review periode ini akan berlaku pada 1 September 2026. (*)
Editor: Galih Pratama


