Poin Penting
- MPMX memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan operasional, ekspansi usaha, dan penciptaan nilai jangka panjang.
- Perseroan memperluas bisnis sepeda motor ke Timor Leste dengan mengoperasikan empat jaringan resmi Honda di Dili.
- Transformasi digital dan diversifikasi bisnis menjadi fokus MPMInsurance, sementara MPMX tetap menjaga fundamental meski laba bersih turun 19 persen.
Jakarta – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) terus memperkuat fundamental bisnis di berbagai lini usaha guna menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika industri dan perubahan kebutuhan pasar.
Group CFO MPMX, Beatrice Kartika, mengatakan perseroan berfokus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, efektivitas operasional, dan penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan kinerja di seluruh segmen usaha.
“Di tengah dinamika pasar yang terus berkembang, fokus kami adalah memastikan setiap lini bisnis memiliki fondasi yang semakin kuat untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” ujar Beatrice, dalam Media Gathering 2026, Sabtu, 6 Juni 2026.
Baca juga: MPMX Tebar Dividen Jumbo 16 Persen, Yield Lampaui Deposito Meski Laba Turun 19 Persen
Menurutnya, MPMX terus meningkatkan kapabilitas operasional, memperkuat kedekatan dengan pelanggan, serta mendorong setiap entitas usaha agar tetap adaptif dan relevan terhadap perubahan kebutuhan pasar.
Ekspansi Bisnis Sepeda Motor ke Timor Leste
Ia menjelaskan, pada segmen distribusi dan ritel sepeda motor, MPMulia dan MPMMotor memfokuskan strategi pada penguatan posisi pasar melalui peningkatan kualitas penjualan unit dan layanan purna jual yang didukung produktivitas serta efektivitas operasional.
“Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka menengah MPMulia, Perseroan melihat peluang ekspansi bisnis ke Timor Leste sebagai langkah yang strategis,” ujarnya.
Perseroan mulai melakukan penetrasi pasar di Timor Leste sejak Mei 2025. Hingga April 2026, MPMX telah mengoperasikan empat jaringan resmi Honda di Dili yang menyediakan layanan penjualan unit hingga purna jual.
“MPMX optimistis ekspansi tersebut akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Diversifikasi Produk dan Percepatan Transformasi Digital
Lanjutnya, di sektor asuransi, MPMInsurance mengusung strategi penguatan ketahanan bisnis melalui diversifikasi portofolio dan pengembangan sumber pertumbuhan baru.
Baca juga: Pasar Otomotif Lesu, Premi MPM Insurance Tertekan di Kuartal I 2026
Perseroan menilai kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan terus meningkat, seiring tumbuhnya kesadaran akan pentingnya perlindungan aset dan mobilitas.
“Selain pengembangan produk, perusahaan juga mempercepat transformasi digital untuk meningkatkan kemudahan akses layanan dan pengalaman nasabah,” bebernya.
Fundamental Tetap Solid Meski Laba Terkoreksi
Sepanjang periode pelaporan, MPMX membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp16,2 triliun dengan laba bersih Rp462 miliar. Dibandingkan tahun sebelumnya, pendapatan turun tipis 1 persen, sedangkan laba bersih terkoreksi 19 persen.
Penurunan kinerja dipengaruhi melemahnya daya beli masyarakat, tekanan pada pembiayaan kendaraan, serta normalisasi permintaan di sejumlah segmen otomotif dan mobilitas.
Meski demikian, manajemen menilai fundamental perusahaan tetap kuat. Perseroan mampu menjaga kualitas bisnis melalui disiplin operasional, efisiensi biaya, pengelolaan risiko yang prudent, serta optimalisasi portofolio usaha. (*)
Editor: Yulian Saputra


