Poin Penting
- Realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp1.298,6 triliun hingga semester I 2026, tumbuh 29,4 persen secara tahunan.
- Belanja pemerintah pusat telah mencapai 41,2 persen dari pagu APBN 2026 sebesar Rp3.149,7 triliun.
- Realisasi belanja negara secara keseluruhan mencapai Rp1.656 triliun, tumbuh 17,8 persen hingga semester I 2026.
Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran belanja pemerintah pusat mencapai Rp1.298,6 triliun hingga semester I 2026. Angka tersebut tumbuh 29,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Realisasi belanja pemerintah pusat tersebut setara dengan 41,2 persen dari target pagu APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp3.149,7 triliun.
Berdasarkan data dalam dokumen APBN Kita edisi Juli 2026, belanja pemerintah pusat terdiri atas belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp658,9 triliun atau 43,6 persen dari pagu APBN 2026, tumbuh 40 persen.
Baca juga: PPPK Tidak Bisa Dirumahkan, DPR Minta Daerah Cari Efisiensi di Luar Belanja Pegawai
Besaran belanja tersebut dipengaruhi antara lain oleh pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), Penyaluran Bansos seperti Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN), kartu sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), dan KIP kuliah, serta pembayaran THR.
Sementara itu, belanja non-K/L telah terealisasi mencapai Rp639,7 triliun atau 39 persen dari pagu APBN 2026, tumbuh 20 persen yang antara lain dipengaruhi untuk pembayaran manfaat pensiun, subsidi, kompensasi BBM dan listrik.
Baca juga: Ekonom Sarankan Belanja Negara Semester II 2026 Fokus pada Kualitas
Adapun secara keseluruhan, realisasi belanja negara mencapai Rp1.656,0 triliun tumbuh 17,8 persen, atau setara 43,1 persen dari target APBN 2016 yang senilai Rp3.842,7 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra


