Rosan: DSI Tingkatkan Transparansi Ekspor
Sebelumnya, Chief Executive Officer Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan pembentukan DSI bertujuan memperkuat transparansi transaksi ekspor sumber daya alam nasional.
Menurut Rosan, pembentukan entitas baru tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki tata kelola perdagangan komoditas sumber daya alam agar lebih terbuka dan akuntabel.
“Selama ini dalam kurun waktu sekian lama kita lihat dari data yang disampaikan oleh Bapak Presiden dari World Bank, begitu tingginya under-invoicing dan transfer pricing terhadap komoditas-komoditas kita,” kata Rosan.
Baca juga: Tok! Badan Ekspor Baru Bentukan Prabowo Bernama Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI)
Rosan menjelaskan kehadiran DSI dapat mencegah potensi “uang gelap” serta meningkatkan transparansi transaksi ekspor sumber daya alam nasional.
Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan prinsip Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang menekankan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas perdagangan internasional.
“Ini in line dengan OECD principles yang di mana kita ingin menjunjung tinggi governance, transparency, dan accountability sehingga tidak lagi terjadi potensi-potensi adanya (istilah saya) ‘uang gelap’,” tandasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra


