Pandangan Engle agar bank-bank menyalurkan kredit lebih banyak ketimbang memupuk cadangan sesuatu yang perlu digarisbawahi. Namun, di lain sisi, bank-bank sekarang ini juga dihadapkan pada penyakit likuiditas yang harganya relatif mahal. Modal bank besar, tapi likuiditas masih terus menjadi bayang-bayang perbankan.
Bahwa bank-bank harus menyalurkan kredit dan tidak perlu membuat cadangan yang terlalu besar merupakan langkah yang baik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Sektor-sektor yang membutuhkan pembiayaan, terutama sektor infrastruktur yang dapat mendorong pertumbuhan, menjadi sangat urgent.
Baca juga: Bank Bakal Kena “Palak” Lagi
Persoalan likuiditas nasional menjadi sangat mahal dan langka. Satu sisi modal cukup, tapi di lain sisi likuiditas langka dan mudah kering. Padahal, posisi kredit per GDP pun masih belum 50%. Jadi, bank-bank di Indonesia seperti dalam dunia yang tidak linear.
Saat ini bank-bank lebih banyak mementingkan tingkat kesehatan karena memang aturan. Saat ini bank-bank jauh lebih hati-hati dibandingkan dengan era sebelumnya. Aturan konglomerasi perbankan yang sudah ada membuat bank-bank lebih prudent dan mengantisipasi krisis. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Motor BGN merupakan pengadaan anggaran 2025 untuk operasional Program MBG. Hingga kini belum… Read More
Poin Penting Sekitar 19 juta pekerja miskin belum terjangkau jaminan sosial ketenagakerjaan. DPR dorong percepatan… Read More
Poin Penting Penyaluran KUR Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk mencapai Rp1,65 triliun hingga Februari… Read More
Poin Penting OJK dukung revisi UU P2SK sebagai upaya memperkuat ekosistem kripto, dengan fokus pada… Read More
Poin Penting Volume transaksi PayLater Kredivo naik 27% YoY, nilai transaksi meningkat 26% selama Ramadan… Read More
Poin Penting: Pemerintah menjaga tarif pesawat agar tetap seimbang antara daya beli masyarakat dan keberlanjutan… Read More