Poin Penting
- Universitas Republik Indonesia (URI) dibentuk sebagai lembaga pendidikan kepemimpinan untuk mencetak calon pemimpin bangsa.
- Donny Ermawan tetap menjabat Wakil Menteri Pertahanan setelah dilantik sebagai Gubernur URI.
- URI akan terintegrasi dengan Sekolah Unggul Garuda dan Lembaga Administrasi Negara dalam pembinaan SDM nasional.
Jakarta – Universitas Republik Indonesia (URI) resmi memasuki babak baru setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto sebagai gubernurnya.
Lembaga baru ini disiapkan untuk mencetak calon pemimpin bangsa melalui sistem pendidikan kepemimpinan yang terintegrasi.
Donny dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/7/2026), bersama Prof. Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia. Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 80 P Tahun 2026.
Meski memimpin lembaga baru tersebut, Donny memastikan dirinya tetap menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Menurutnya, kedua tugas itu saling berkaitan dalam penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara.
Baca juga: Begini Cara MSIG Life Pastikan Anak Dampingan Tidak Putus Sekolah
Apa Itu URI?
URI merupakan lembaga pendidikan yang dibentuk pemerintah untuk menyiapkan calon pemimpin Indonesia. Meski menyandang nama universitas, lembaga ini tidak berfungsi sebagai perguruan tinggi konvensional.
Pemerintah merancang lembaga tersebut sebagai pusat pendidikan kepemimpinan nasional. Fokus utamanya ialah membangun karakter, integritas, kemampuan manajerial, serta wawasan kebangsaan bagi calon pemimpin.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan konsep tersebut telah dipersiapkan sejak lama. Pemerintah juga mempelajari model pendidikan kepemimpinan di sejumlah negara.
“Itu sudah kita persiapkan lama. Cuma, waktunya kan nggak pas lama. Nanti ada waktunya aku jelasin, detailnya. Jadi, belajar kayak beberapa negara itu punya lembaga-lembaga pendidikan yang emang khusus itu mempersiapkan calon-calon pemimpin,” kata Prasetyo dikutip Antara.
Ia mencontohkan model pendidikan di Prancis melalui École Nationale d’Administration (ENA), yang kini menjadi Institut National du Service Public (INSP). Menurutnya, lembaga tersebut menjadi tempat pembinaan calon pejabat pemerintahan dan BUMN.
URI Disiapkan Cetak Pemimpin Masa Depan
Donny menjelaskan pembentukan URI merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program itu diarahkan untuk menyiapkan pemimpin Indonesia pada masa mendatang.
“Jadi, Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan khususnya,” ujar Donny.
Ia menegaskan pendidikan di lembaga tersebut tidak hanya berfokus pada aspek akademik. Pembinaan juga mencakup patriotisme, integritas, serta kecintaan kepada tanah air.
Donny menambahkan jabatan Wamenhan tetap diembannya karena memiliki irisan dengan tugas universitas. Salah satunya ialah penguatan bela negara dan wawasan kebangsaan.
“Ya masih merangkap karena bagaimanapun juga ada irisannya,” kata Donny.
Baca juga: Prabowo Targetkan 500 Sekolah Nasional Terintegrasi Berdiri hingga 2029
Terintegrasi dengan Sekolah Unggul Garuda dan LAN
Pemerintah menyiapkan sistem pendidikan kepemimpinan yang saling terhubung. Skema itu mengintegrasikan Sekolah Unggul Garuda, URI, dan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Donny mengatakan pemerintah juga akan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia. Selain itu, LAN akan diperluas fungsinya untuk membina aparatur sipil negara dan pegawai BUMN.
“Jadi, kita sudah dengar bahwa saat ini ada namanya Sekolah Unggulan Garuda. Kemudian beliau juga akan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia,” ujarnya.
Di bawah Gubernur URI juga akan dibentuk Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan. Badan tersebut membawahi Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan Lembaga Administrasi Negara.
Melalui ekosistem itu, pemerintah berharap pembinaan kepemimpinan berlangsung berkelanjutan. Prosesnya dimulai sejak pendidikan menengah hingga memasuki pemerintahan dan BUMN.
Dengan konsep tersebut, URI diproyeksikan menjadi pusat pembinaan calon pemimpin nasional. Pemerintah berharap lembaga ini menghasilkan SDM berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan siap mengemban amanah negara. (*)
Editor: Galih Pratama


