Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup menguat 1,51 persen ke level 6.430,15. Penguatan ditopang keputusan BI mempertahankan BI Rate di 5,75 persen dan mayoritas sektor bergerak positif
- IHSG melonjak 1,51 persen pada sesi I dengan nilai transaksi mencapai Rp11,89 triliun. Sebanyak 450 saham menguat, 166 melemah, dan 177 saham stagnan
- Seluruh sektor mencatat kenaikan pada sesi I, dipimpin sektor properti (+4,46 persen) dan energi (+4,32 persen). Bursa Asia juga mayoritas menguat, mendukung sentimen positif pasar.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (23/7) ditutup melanjutkan penguatannya ke level 6.430,15 atau menguat 1,51 persen dari posisi 6.334,47.
Pilarmas Investindo Sekuritas menilai penguatan IHSG tersebut didorong oleh keputusan Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di 5,75 persen.
“BI menilai inflasi masih terkendali dalam kisaran sasaran, sementara kebijakan moneter yang telah ditempuh dinilai cukup untuk menjaga stabilitas makroekonomi,” tulis Pilarmas dalam Day Break Review di Jakarta, 23 Juli 2026.
Baca juga: Investor Global Kembali Borong Saham RI, Valuasi Murah Jadi Magnet
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 34,81 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,75 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp11,89 triliun.
Dilihat dari pergerakan saham, tercatat terdapat 166 saham terkoreksi, 450 saham menguat dan 177 saham tetap tidak berubah.
Seluruh sektor ikut bergerak naik. Terpantau sektor properti menguat 4,46 persen, sektor energi meningkat 4,32 persen, sektor teknologi naik 2,83 persen, sektor bahan baku menguat 2,71 persen, sektor industrial meningkat 2,36 persen, dan sektor non-siklikal naik 2,21 persen.
Baca juga: Mirae Asset Pangkas Target IHSG 2026 jadi 6.800, Ini Saham Pilihannya
Kemudian, sektor transportasi menguat 1,93 persen, sektor infrastruktur meningkat 1,58 persen, sektor siklikal naik 1,02 persen, sektor keuangan menguat 0,22 persen, dan sektor kesehatan meningkat 0,11 persen.
Sementara indeks-indeks bursa Asia mayoritas bergerak naik, di antaranya Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,45 persen dan Hang Seng Index meningkat 1,27 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,07 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


