Jakarta–Tahun 2016 merupakan tahun yang penuh tantangan buat industri keuangan, khususnya perbankan.
Berbagai masalah menerpa sektor ini mulai dari keinginan pemerintah menekan bunga kredit menjadi single digit, penurunan penyaluran kredit dan kualitas kredit, hingga sentimen dari luar seperti efek Brexit dan kenaikan suku bunga AS.
Berbagai kondisi tersebut ditambah upaya mengantisipasi kualitas kredit yang memburuk, membuat banyak bank yang tetap melakukan pencadangan di tahun ini .
Namun apakah aksi pencadangan yang dilakukan perbankan ini merupakan pertanda “lampu kuning” buat investor akan kinerja saham bank ke depan? (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More