Laju saham perbankan sepanjang tahun 2016 tercatat positif. Hal tersebut bisa dilihat dari indeks acuan saham perbankan yakni indeks infobank15, yang secara setahuanan (YOY) melonjak 16,98 persen atau 45.02 poin dari posisi level 524.79 pada tahun 2015 menjadi 613.80.
Berdasarkan data yang diolah infobank, kenaikan tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang secara YOY, hanya naik 15,32 persen selama tahun 2016.
Optimisme investor akan positifnya kinerja perbankan, khususnya saham bank-bank berkapitalisasi besar menjadi pendorongnya. Maklum, bank besar selalu menghasilkan laba dan membagikan dividen setiap tahun. Alhasil investor pun masih tercatat asik mengoleksi saham-saham bank besar.
Contohnya saja saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Selama satu tahun saham bank yang dinahkodai oleh Jahja Setiaatmadja ini naik dari Rp13.300 menjadi Rp15.500. Sementara saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) YOY naik dari Rp11.425 menjadi Rp11.675. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting OJK menilai eskalasi konflik AS–Iran berpotensi menekan industri perbankan Indonesia, terutama pada sektor… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak akan naik hingga akhir 2026 dan kondisi… Read More
Poin Penting: Gedung empat lantai atau lebih di Jakarta wajib terhubung dengan sistem CCTV Pemprov… Read More
Poin Penting Aset dana pensiun tumbuh 12,52% yoy menjadi Rp1.700,93 triliun per Februari 2026. Pertumbuhan… Read More
Poin Penting Pembiayaan multifinance tumbuh tipis 1,01% yoy menjadi Rp512,14 triliun, dengan risiko tetap terkendali.… Read More
Poin Penting Premi asuransi mencapai Rp62,37 triliun per Februari 2026, tumbuh 3,50% yoy. Total aset… Read More