Poin Penting
- Alfamart menyiapkan goodie bag senilai total Rp22 miliar untuk 5.000 peserta.
- Produksi goodie bag melibatkan UMKM Intako Tanggulangin, Sidoarjo.
- Peserta juga berkesempatan mendapat hadiah lomba Rp250 juta dan dua mobil listrik.
Tangerang – Emiten ritel modern PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart mengalokasi dana sebesar Rp22 miliar untuk goodie bag Alfamart Run 2026. Setiap peserta Alfamart Run 2026 akan membawa pulang goodie bag seberat 50 kilogram dengan nilai setara Rp4 juta.
Untuk produksi goodie bag eksklusif itu, AMRT kembali menggandeng pelaku usaha di sentra UMKM Intako Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur. Keterlibatan UMKM menjadi bagian dari upaya Alfamart memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan perseroan.
Baca juga: Dukung UMKM, Alfamart Run 2025 Alokasikan Rp13 Miliar untuk Goodie Bag Pelari
Marketing Director Alfamart Ryan Alfons Kaloh mengatakan, goodie bag memang menjadi salah satu daya tarik utama event Alfamart Run dari tahun ke tahun. Dengan biaya pendaftaran Rp60 ribu, peserta akan mendapatkan goodie bag berisi berbagai produk kebutuhan sehari-hari. Mulai dari produk makanan dan minuman, personal care, hingga kebutuhan rumah tangga.
“Kalau dikali 50 kg, itu kita hitung sudah Rp22 miliar. Itu hadiah terbesar mungkin ya, yang kita bagikan. Isi goodie bag saja itu Rp22 miliar,” kata Ryan dalam konferensi pers Alfamart Run 2026 di Tangerang, Senin, 14 September 2026.
Ia menambahkan, perseroan juga menyiapkan hadiah lomba sebesar Rp250 juta, serta grand prize berupa dua unit mobil listrik.
Baca juga: Gandeng INTAKO Tanggulangin, Alfamart Run Dorong Akses Pasar bagi UMKM Lokal
Tahun ini, Alfamart Run akan digelar 18 Oktober mendatang di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK). Sebanyak 5.000 peserta akan berpartisipasi dalam event yang memasuki tahun ke-5, sekaligus menjadi rangkaian HUT Alfamart ke-27 tahun.
Sebanyak 3,3 Juta Orang “War” Tiket Alfamart Run 2026
Goodie bag memang menjadi salah satu daya tarik utama event Alfamart Run dari tahun ke tahun. Dengan kuota yang sangat terbatas, yakni 5.000 tiket, tercatat lebih dari 3,3 juta orang yang mengikuti war ticket Alfamart Run 2026 melalui aplikasi Alfagift dan mekanisme ballot.
Dengan kata lain, setiap satu tiket event tahunan ini diperebutkan oleh 660 calon peserta. Peserta juga tidak hanya berasal dari Jabodetabek, tapi juga datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Bandung, Yogyakarta, Magelang dan Surabaya hingga luar pulau Jawa.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan Alfamart Run dengan pengalaman yang semakin baik setiap tahunnya,” kata Ryan.
Baca juga: Gandeng 102 UMKM, Warteg Gratis Alfamart Tebar 60.000 Paket Berbuka di 34 Kota
Tingginya minat masyarakat, khususnya pecinta lari mencerminkan keberhasilan Alfamart Run sebagai sport entertainment, yang memadukan kompetisi lari, sekaligus pengalaman menikmati hiburan.
Ryan mengungkapkan, Alfamart Run menjadi salah satu bentuk inovasi Alfamart dalam menghadirkan kegiatan yang dekat dengan masyarakat. Di tahun kelima ini, konsep Alfamart Run terus dikembangkan agar pengalaman peserta tidak berhenti pada aktivitas berlari.
“Alfamart merupakan gerai komunitas yang dekat dengan masyarakat. Karena itu, setiap kegiatan yang kami hadirkan terus kami kembangkan agar memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar aktivitas utama. Pada Alfamart Run tahun ini, olahraga lari tetap menjadi esensi utama, namun kami lengkapi dengan entertainment dan berbagai pengalaman lain,” beber Ryan.
Baca juga: Gandeng Brand Ini, Alfamart Ajak Pelanggan Donasi Perbaiki Fasilitas Sekolah
Di samping itu, Alfamart Run 2026 juga membawa pesan keberlanjutan. Jersei peserta dibuat dari material hasil daur ulang. Setiap jersei diproduksi dengan material yang berasal dari 12 botol plastik 1,5 liter. Perseroan juga menaruh perhatian pada pengelolaan sampah selama acara berlangsung.
Lewat inisiatif Alfamart untuk membantu mengelola sampah organik dan anorganik yang dihasilkan selama penyelenggaraan, sampah yang terkumpul akan dipilah dan dikelola untuk dimanfaatkan kembali. (*) Ari Astriawan


