Hingga September, Penyaluran Kredit UOB Indonesia Tumbuh 15%
Jakarta–PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) mendukung perusahaan-perusahaan baru di sektor Teknologi Finansial (FinTech) untuk tumbuh melalui program The FinLab. Lewat program tersebut, UOB menawarkan pendanaan bagi perusahaan Fintech yang dianggap paling inovatif.
The FinLab didirikan oleh United Overseas Bank (UOB) induk perusahaan UOB Indonesia yang bekerjasama dengan SGInnovate, yang sebelumnya dikenal sebagai Infocomm Investments Pte Ltd. Program akselarasi ini berlangsung selama 100 hari bagi 30 perusahaan rintisan.
Tahun ini adalah kedua kalinya The FinLab mengadakan rekruitmen bagi perusahaan-perusahaan rintisan di sektor FinTech di Indonesia setelah sebelumnya diadakan pada Februari 2016. Selain Indonesia, proses rekruitmen yang sama juga dijalankan di Vietnam, Malaysia, dan negara-negara lainnya di kawasan Asia Tenggara.
Proposal-proposal yang masuk akan diseleksi untuk mendapatkan 20 proposal yang kreatif, yang selanjutnya akan dipresentasikan di hadapan panelis komite, dan akan menghasilkan 10 proposal yang disetujui untuk ikut dalam program akeselarasi di Singapura. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More
Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More
Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More