Poin Penting
- Laba bersih PT Pratama Mitra Sejati naik 13,01 persen menjadi Rp95,1 miliar pada 2025, sementara pendapatan usaha tumbuh 3,68 persen menjadi Rp443,8 miliar.
- Kinerja positif ditopang bisnis Tugu Rent dan Wisma Tugu, serta penguatan operasional, peningkatan layanan, dan perluasan pasar di segmen BUMN, BUMD, dan swasta multinasional.
- Pratama meraih peringkat idA/Stable dari PEFINDO dan berkomitmen memperkuat manajemen risiko, penguatan merek, serta membagikan dividen kepada pemegang saham.
Jakarta – PT Pratama Mitra Sejati (Pratama), anak usaha PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance, mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.
Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar di Wisma Tugu Raden Saleh, Jakarta, bersama jajaran direksi, dewan komisaris, dan pemegang saham perseroan.
Di bawah kepemimpinan Presiden Direktur Quartantyo Wijanarko dan Direktur Diky Firdaus, perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp443,8 miliar pada 2025, meningkat 3,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp428,1 miliar.
Baca juga: TUGU Punya Ekosistem Lengkap dan Terintegrasi, Begini Prospeknya di Masa Transisi PSAK 117
Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar Rp95,1 miliar atau tumbuh 13,01 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp84,2 miliar.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh operasional yang solid, peningkatan kualitas layanan, fokus pada kepuasan pelanggan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.
Kantongi Peringkat idA/Stable dari PEFINDO
Sejalan dengan penguatan kinerja operasional, Pratama memperoleh peringkat idA/Stable (Single A; Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).
Peringkat tersebut mencerminkan kemampuan perseroan dalam memenuhi komitmen finansial serta dukungan kuat dari pemegang saham.
Baca juga: Tugu Insurance Kembali Cetak Prestasi di CCSEA 2026 Lewat Layanan Call TIA
Presiden Direktur PT Pratama Mitra Sejati, Quartantyo Wijanarko mengatakan, pertumbuhan perusahaan didukung oleh dua lini bisnis utama, yakni jasa sewa kendaraan melalui merek Tugu Rent dan penyewaan ruang perkantoran melalui Wisma Tugu.
Menurutnya, kedua segmen tersebut menunjukkan peran perseroan dalam menyediakan solusi mobilitas dan ruang kerja yang produktif bagi pelanggan korporasi maupun individu, sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.
“Sepanjang tahun 2025, di tengah dinamika ekonomi makro yang menantang, Pratama tetap menunjukan proforma keuangan yang positif, melalui penguatan operasional dan perluasan pasar baik di segmen BUMN, BUMD dan Swasta Multinasional. Atas capaian tersebut, Perseroan juga berkomitmen untuk memberikan dividen kepada Pemegang Saham,” ujar Quartantyo.
Fokus Perkuat Operasional dan Manajemen Risiko
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Hedi Hudayana menyampaikan apresiasi kepada direksi dan seluruh karyawan atas dedikasi serta kontribusi yang diberikan dalam mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan sepanjang 2025.
“Harapannya, semangat kolaboratif ini terus terjaga agar Perseroan mampu menghadapi berbagai tantangan bisnis di berkelanjutan”ujarnya.
Baca juga: Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I 2026
Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat strategi bisnis melalui penerapan manajemen risiko yang lebih optimal dan penguatan merek perusahaan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pratama dalam mendukung kebutuhan mobilitas dan operasional pelanggan secara berkelanjutan di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang. (*)


