Poin Penting
- Krom Bank mencatat 1 juta pembukaan rekening dengan total dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp10,86 triliun.
- DPK tumbuh 137,72 persen secara tahunan pada kuartal I-2026, didorong pertumbuhan organik dan daya tarik produk.
- Krom Bank menyiapkan ekspansi ke layanan pembayaran, pinjaman, serta integrasi dengan ekosistem Kredivo Group.
Jakarta – PT Krom Bank Indonesia Tbk (Krom Bank; IDX: BBSI), resmi mencatatkan 1 juta pembukaan rekening. Adapun total dana pihak ketiga (DPK) yang bank himpun sudah melebihi Rp10 triliun.
Jika mengacu kepada laporan keuangan bank pada kuartal-I 2026, angka DPK spesifik yang sudah Krom Bank himpun mencapai Rp10,86 triliun. Rinciannya, Rp31,08 miliar dalam bentuk giro, Rp2,12 triliun dalam bentuk tabungan, dan Rp8,71 triliun dalam bentuk deposito.
DPK Krom Bank juga meningkat pesat dari kuartal-I tahun sebelumnya, yang berada di posisi Rp4,57 triliun. Angka pertumbuhannya tembus triple digit, yakni sebesar 137,72 persen secara year on year (yoy).
Baca juga: Laba Rp143 Miliar Ditahan, Krom Bank Perkuat Strategi Akselerasi Bisnis di 2026
Disebutkan bahwa pertumbuhan tersebut dicapai secara organik melalui kekuatan produk dan pengalaman nasabah yang ditawarkan Krom Bank. Perusahaan tidak mengandalkan basis pengguna Kredivo sebagai sumber akuisisi utama.
“Pencapaian 1 juta rekening dan Rp10 triliun simpanan secara organik, bahkan sebelum kami mengintegrasikan keuntungan dari ekosistem Kredivo membuktikan kekuatan nilai produk yang kami tawarkan,” kata Anton Hermawan, Presiden Direktur Utama Krom Bank, dalam keterangan resmi, dikutip Rabu, 3 Maret 2026.
Didorong Produk dan Pengalaman Nasabah
Pencapaian itu menegaskan Krom sebagai salah satu bank digital dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia dan memperkuat posisinya sebagai bank pilihan utama milenial dan Gen Z.
Sejak awal 2024, Krom membantu nasabah mendapat tambahan imbal hasil sekitar Rp500 miliar lewat bunga tabungan dan deposito paling kompetitif, dengan aplikasi yang mudah dan tepercaya.
Di tengah persaingan ketat, Krom tetap profit sejak awal beroperasi sebagai bank digital. Ini menunjukkan Krom mampu menjaga pertumbuhan tanpa mengorbankan kesehatan bisnis, berbeda dari kebanyakan bank digital lain yang masih fokus kejar skala dan nasabah baru.
“Ambisi kami adalah menjadi pusat layanan keuangan (financial home) bagi generasi muda Indonesia, dan momentum ini menandai keberhasilan fase pertama dari rencana strategis kami,” ucap Anton.
Baca juga: Kredit Krom Bank Melonjak 124 Persen Jadi Rp7,96 Triliun di Kuartal III 2025
Siapkan Ekspansi Pembayaran dan Pinjaman
Ke depannya, Krom akan masuk fase pertumbuhan kedua secara bertahap. Yang pertama, Krom Bank akan terus menambah fitur pembayaran dan pinjaman. Tak lupa, perusahaan juga akan mengintegrasikan ekosistem Kredivo Group untuk menjangkau puluhan juta pengguna baru.
“Langkah berikutnya adalah ekspansi ke layanan pembayaran, pinjaman, serta membuka sinergi penuh dengan puluhan juta pengguna Kredivo yang akan semakin mengakselerasi pertumbuhan kami ke depan,” bebernya.
Dengan fondasi pertumbuhan organik dan profitabilitas yang sudah terbukti, Anton optimistis bahwa Krom Bank bisa menjadi platform keuangan utama pilihan milenial dan Gen Z Indonesia. (*) Mohammad Adrianto Sukarso


