News Update

KPK Telusuri Peran Bank dalam Akuisisi PT JN, Manajer Kredit Dipanggil Jadi Saksi

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan perkara dugaan korupsi dalam proses akuisisi PT Jembatan Nusantara (PT JN) oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Kali ini, penyidik memanggil seorang manajer kredit dari Bank Panin untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

“Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama manajer kredit di Bank Panin,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dikutip dari ANTARA, Rabu, 18 Juni 2025.

Baca juga: Pedagang Valas Diperiksa KPK Terkait Kasus Dana Operasional Papua

Pemanggilan ini diduga berkaitan dengan penelusuran aliran dana dalam proses akuisisi senilai Rp1,272 triliun yang disinyalir merugikan negara hingga Rp893 miliar.

Empat Tersangka Sudah Ditetapkan

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka.

Tiga orang tersangka di antaranya merupakan pejabat aktif di PT ASDP, yaitu Direktur Utama periode 2017–2024 Ira Puspadewi, Direktur Komersial dan Pelayanan periode 2019–2024 Muhammad Yusuf Hadi, dan Direktur Perencanaan dan Pengembangan periode 2020–2024 Harry Muhammad Adhi Caksono.

Sementara, satu tersangka lainnya adalah Adjie, pemilik PT JN.

Baca juga: ASDP Gandeng Himbara Terapkan Cashless Pada Pembelian Tiket Ferry

KPK menyatakan bahwa berkas perkara untuk tiga tersangka dari PT ASDP telah dilimpahkan ke jaksa penuntut umum untuk proses hukum lebih lanjut. Namun, satu tersangka yakni Adjie, hingga kini belum ditahan karena alasan kesehatan.

Penyidikan kasus ini menyoroti proses kerja sama usaha dan akuisisi yang berlangsung selama periode 2019–2022. KPK diduga sedang menelusuri keterlibatan lembaga keuangan yang ikut terlibat dalam proses pembiayaan akuisisi tersebut. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

3 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

3 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

6 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

9 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

14 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

15 hours ago