Poin Penting
- Shila at Sawangan mulai menyerahkan unit Klaster Riverie, klaster terakhir hasil kolaborasi Vasanta Group dan MCUDI
- Riverie mengusung konsep Affordable Luxury dengan hunian modern, ruang fungsional, fasilitas lengkap, dan harga mulai Rp890 jutaan
- Kawasan seluas 130 hektare ini didukung 55 persen ruang terbuka hijau, panorama danau alami, serta akses strategis menuju Tol Pamulang dan Tol Desari.
Jakarta – Shila at Sawangan resmi memulai proses serah terima unit kepada konsumen di Klaster Riverie. Klaster ini menjadi proyek terakhir hasil kolaborasi antara Vasanta Group dan MCUDI sekaligus menandai tonggak penting penyelesaian pengembangan kawasan hunian yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.
Presiden Direktur Shila at Sawangan, Mario Susanto menjekaskan, serah terima Riverie merupakan komitmen perseroan dalam menyelesaikan produk properti. Dirinya melihat masyarakat saat ini semakin selektif dalam memilih tempat tinggal, tidak hanya dari sisi harga, tetapi juga kualitas ruang, lingkungan, serta potensi nilai jangka panjangnya.
“Karena itu, kami berupaya menjaga keseimbangan antara aspek-aspek tersebut dalam setiap pengembangan yang kami lakukan,” jelas Mario dikutip 3 Agustus 2026.
Baca juga: BI: Kredit Properti Tumbuh 17,6 Persen Jadi Rp1.713,2 Triliun pada Juni 2026
Menurut Mario, pendekatan tersebut semakin relevan di tengah kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang tetap terjangkau tanpa mengorbankan kualitas produk maupun lingkungan tempat tinggal.
Sementara, Presiden Direktur MCUDI, Hideaki Nakajima, menilai proses serah terima ini menjadi salah satu pencapaian penting dalam kerja sama yang telah terjalin bersama Vasanta Group.
“Serah terima Riverie merupakan hasil dari kolaborasi yang dibangun atas visi yang sama, yaitu untuk mengembangkan kawasan hunian yang memiliki nilai jangka panjang,” ujarnya.
Klaster Riverie dikembangkan dengan konsep Affordable Luxury, yang menggabungkan desain modern, kualitas ruang, serta efisiensi fungsi dalam satu kawasan hunian.
Konsep ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin selektif dalam memilih tempat tinggal, baik dari sisi kualitas bangunan maupun lingkungan.
Riverie sendiri menghadirkan dua tipe hunian, yakni M5 dan M6. Tipe M5 merupakan rumah dua lantai di atas lahan 5 x 10 meter yang dilengkapi dua kamar tidur, dua kamar mandi, dan satu carport.
Hunian ini mengusung konsep high ceiling living room serta split-level architecture yang memberikan kesan ruang lebih lega sekaligus mendukung fleksibilitas aktivitas penghuni.
Sementara itu, tipe M6 berupa rumah satu lantai yang saat ini telah habis terjual.
Tak hanya menghadirkan hunian, Klaster Riverie juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti BBQ Pit, children’s playground, serta jogging track yang membentang di sepanjang area creek alami.
Adapun Shila at Sawangan sendiri dikembangkan di atas lahan seluas 130 hektare yang dikelilingi sekitar 26 hektare danau serta anak danau (creek) alami dengan panorama Gunung Salak.
Baca juga: Demand Properti Lesu di Semester I 2026, Pinhome Beberkan Pemicunya
Sekitar 55 persen dari total kawasan dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau untuk menciptakan lingkungan hunian yang lebih asri.
Dari sisi aksesibilitas, kawasan ini terhubung langsung dengan Jalan Bojongsari dan Jalan Muchtar, serta memiliki konektivitas menuju Tol Pamulang dan Tol Depok-Antasari (Desari), sehingga mendukung mobilitas penghuni menuju berbagai wilayah di Jabodetabek.
Seiring dimulainya proses serah terima unit, Shila at Sawangan masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian di Klaster Riverie.
Diketahui, klaster yang menyasar generasi muda tersebut saat ini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp890 jutaan. (*)


