Jakarta–Unit Usaha Syariah (UUS) PT BPD DKI Jakarta (Bank DKI) meraih penghargaan sebagai Unit Usaha Syariah terbaik kategori “Unit Usaha Syariah Aset Lebih dari Rp1 triliun – Rp5 triliun” versi majalah Investor. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian kinerja tahun buku 2016,
Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Bisnis Bank DKI, Antonius Widodo Mulyono di Jakarta (18/08). Direktur Bisnis Bank DKI, Antonius Widodo Mulyono menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh nasabah dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan nasabah selama ini, kami berharap dengan penghargaan ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan nasabah dengan UUS Bank DKI,” ungkapnya.
Kinerja UUS Bank DKI pada tahun 2016 tercatat mengalami peningkatan. Total aset UUS Bank DKI tercatat sebesar Rp4,01 triliun atau meningkat sebesar 15,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Dana Pihak Ketiga (DPK) UUS juga mengalami peningkatan sebesar 63,9 persen menjadi Rp3,52 triliun. Sementara penyaluran pembiayaan juga mengalami peningkatan sebesar 11,6 persen menjadi Rp3,83 triliun. Kinerja tersebut mendorong raihan laba menjadi Rp100 miliar pada tahun 2016. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Ke depannya, UUS Bank DKI akan terus memasarkan produk DPK dan pembiayaan dalam memenuhi kebutuhan nasabahnya. Untuk produk tabungan, Tabungan Simpeda iB UUS Bank DKI kini telah dilengkapi dengan fasilitas Mobile Banking, serta terdapat produk Taharoh Valas iB yang diprogram terencana selama 3 (tiga) tahun untuk memenuhi kebutuhan calon jemaah Haji dalam rangka pelunasan biaya ibadah Haji.
Baca juga: Bank DKI Perkuat Penetrasi UMKM di Pasar Jaya
Sedangkan pada produk pembiayaan, terdiri dari Multijasa iB, KPR iB, Pembiayaan Mikro iB, dan produk Gadai Emas iB yang ditujukan bagi pengusaha mikro, bisa dicicil dengan ujroh yang kompetitif. Saat ini, Bank DKI Syariah sedang mengembangkan produk KPR Musyarakah Mutanaqishah (MMQ) dan produk PRK untuk pembiayaan ritel produktif.
“Bank DKI Syariah saat ini telah mempunyai 22 kantor layanan yang tersebar di seluruh Jadetabek dan Bandung. Layanan Syariah juga bisa dilakukan di seluruh kantor Bank DKI Konvensional di Jabodetabek,” tutup Antonius Widodo. (*)




