- Bromo ditutup total setelah kebakaran meluas hingga sekitar 176 hektare di kawasan taman nasional.
- Lima pintu masuk wisata ditutup untuk mempercepat operasi pemadaman dan menjaga keselamatan.
- Api telah mencapai lereng gunung dan bergerak menuju kawasan Gunung Kursi.
Jakarta – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, meluas hingga sekitar 176 hektare. Pemerintah menutup seluruh akses wisatawan mulai Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 22.00 WIB.
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menghentikan seluruh aktivitas wisata. Penutupan berlaku sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
Keputusan tersebut diambil setelah kondisi kebakaran memburuk dengan cepat. Luas area terdampak melonjak dari sekitar 60 hektare pada Kamis.
Baca juga: Indra Lesmana, Eva Celia, dan Teza Sumendra Jadi Penutup Sempurna BRI Jazz Gunung Bromo 2026
Bromo Tutup Total, Lima Pintu Masuk Diperketat
Penutupan mencakup seluruh pintu masuk menuju kawasan wisata. Langkah tersebut dilakukan agar petugas dapat fokus menjalankan operasi pemadaman.
“Untuk memastikan efektivitas operasi pemadaman, seluruh pintu masuk menuju Gunung Bromo ditutup secara ketat bagi wisatawan,” kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Rudijanta Tjahja Nugraha, dikutip Antara.
Lima akses wisata tersebar di empat kabupaten. Pintu masuk itu berada di Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro.
Cemorolawang berada di Kabupaten Probolinggo. Wonokitri berada di Kabupaten Pasuruan, sedangkan Jemplang dan Coban Trisula berada di Malang.
Sementara itu, Senduro merupakan pintu masuk dari Kabupaten Lumajang. Penutupan dilakukan demi melindungi wisatawan dan petugas dari risiko kebakaran.
“Ini demi keamanan dan keselamatan kita bersama,” ujar Nugraha.
Pelaku usaha pariwisata juga diminta menghentikan seluruh aktivitasnya. Aktivitas tersebut mencakup kegiatan di dalam kawasan taman nasional.
Kebakaran Bromo Meluas Saat Kondisi Kering
Kebakaran terus berkembang di kawasan Kaldera Bromo. Kondisi kering sejak Senin turut mempercepat penyebaran api.
Video terbaru dari akun Instagram resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memperlihatkan kobaran api. Api tampak membakar area tebing di dekat jalur Lingkar Kaldera Tengger.
Kobaran api kemudian mencapai lereng gunung pada Sabtu malam. Petugas menyebut api bergerak menuju Gunung Kursi.
Gunung Kursi merupakan salah satu puncak di dalam kawasan taman nasional. Petugas terus berupaya mengendalikan api selama proses pemadaman.
Hingga kini, penyebab kebakaran belum disampaikan pihak berwenang. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat kejadian tersebut.
Baca juga: Isyana Tampil Beda di BRI Jazz Gunung Bromo 2026, Bawakan Under God’s Plan-Il Sogno
Tiket Wisata Bisa Dijadwal Ulang
Penutupan juga berdampak pada wisatawan yang telah membeli tiket secara daring. Pengunjung dapat menjadwalkan ulang kunjungan atau mengajukan pengembalian dana.
Pengelola taman nasional meminta wisatawan mengisi formulir melalui portal pemesanan resmi. Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat penanganan tiket terdampak.
Belum ada kepastian mengenai waktu pembukaan kembali kawasan wisata. Pemerintah masih menunggu perkembangan operasi pemadaman di lapangan.
Penutupan total menjadi langkah utama untuk mengendalikan Bromo yang kini menghadapi kebakaran meluas. Kawasan wisata tersebut baru akan dibuka setelah ada pemberitahuan lebih lanjut. (*)
Editor: Galih Pratama


