Poin Penting
- Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan dan membantah isu Purbaya Yudhi Sadewa mundur.
- Nama Chatib Basri mencuat sebagai calon pengganti di tengah rumor reshuffle kabinet yang beredar.
- Purbaya juga membantah kabar pengunduran dirinya dan tetap menjalankan tugas kenegaraan, termasuk menghadiri rapat paripurna DPR.
Jakarta – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur dari jabatannya dan digantikan oleh ekonom senior Chatib Basri.
Spekulasi mengenai pergantian Menkeu sempat ramai diperbincangkan publik, Kamis (4/6). Rumor tersebut berkembang di tengah isu perombakan kabinet (reshuffle) yang disebut-sebut akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (5/6).
Nama Chatib Basri pun ikut menjadi sorotan setelah disebut sebagai kandidat kuat pengganti Purbaya. Mantan Menkeu era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bahkan menjadi salah satu tokoh yang paling banyak dicari publik seiring merebaknya isu tersebut.
Baca juga: Purbaya Buka-bukaan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Utang Pemerintah
Namun, Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan hingga saat ini belum ada agenda maupun rencana pergantian Menkeu.
“Saya kira tadi sore juga sudah disampaikan oleh beliau. Tidak ada, tidak ada rencana pergantian,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 4 Juni 2026.
Prasetyo mengatakan pemerintah saat ini justru fokus memperkuat koordinasi antarotoritas ekonomi untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini membutuhkan kerja sama yang erat antarlembaga. Karena itu, pemerintah menempatkan penguatan koordinasi sebagai prioritas dibandingkan membahas isu pergantian pejabat.
Koordinasi Kemenkeu, BI, dan OJK jadi Prioritas
Prasetyo menjelaskan koordinasi intensif terus dilakukan antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
“Justru yang sekarang kita perlukan adalah saling koordinasi yang keras, yang intens antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan tentu di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian,” kata Prasetyo.
Baca juga: Purbaya Kasih Bocoran Setoran Pajak Mei 2026 Tumbuh 22 Persen
Ia kembali menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum memiliki rencana untuk melakukan pergantian Menkeu. “Jadi, belum ada rencana ini,” pungkasnya.
Purbaya Juga Bantah Kabar Pengunduran Diri
Sebelumnya, Menkeu Purbaya turut membantah isu yang menyebut dirinya akan meninggalkan posisinya di Kabinet.
Purbaya mengonfirmasikan isu tersebut tidak benar. Hal itu disampaikan saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat pada Kamis, 4 Juni 2026.
“Enggak benar lah,” ujar Purbaya saat dikonfirmasi wartawan.
Baca juga: Purbaya Bantah Isu Digeser dari Kursi Menteri Keuangan: Enggak Benar Lah
Pernyataan tersebut sekaligus merespons rumor yang beredar terkait kemungkinan adanya pergantian posisi Menkeu di Kabinet.
Bersamaan dengan isu pergantian posisinya di Kementerian Keuangan, beredar pula spekulasi bahwa Purbaya akan mengisi jabatan Gubernur BI. Ia pun menepis rumor tersebut.


