Poin Penting
- MUF dorong adopsi EV lewat program Coffee & Drive bersama Bank Mandiri
- MUF tawarkan pembiayaan EV dengan bunga mulai 1,99 persen dan beragam insentif
- MUF optimistis pembiayaan akan mempercepat pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia.
Jakarta– PT Mandiri Utama Finance (MUF) mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. MUF menawarkan berbagai skema pembiayaan kendaraan listrik.
Upaya itu antara lain dilakukan lewat program Coffee & Drive : EV & Hybrid Experience yang digelar bersama Bank Mandiri dan menggandeng sejumlah mitra dealer otomotif.
Program ini digelar pada 26–27 Juni 2026 di tiga lokasi, yakni Pani Sedayu City Kelapa Gading, Kopitagram Centang Biru BSD, dan Taste & See Summarecon Bogor.
Total ada 15 merek otomotif yang terlibat dan menyediakan unit kendaraan listrik (EV) dan hybrid untuk diuji coba langsung oleh pengunjung.
Plt. Direktur Utama MUF, Dapot Parasian Sukoco Sinaga, mengungkapkan, pembiayaan menjadi salah satu faktor penting dalam mengakselerasi adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Pengembangan ekosistem EV juga membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk industri pembiayaan, perbankan, dan pelaku otomotif.
Baca juga: OJK: Pembiayaan Kendaraan Bermotor Tumbuh, Multifinance Masih Dibayangi Tantangan Ekonomi
“Percepatan adopsi kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk, tetapi juga dukungan pembiayaan yang terjangkau dan mudah diakses. MUF berupaya menjadi bagian dari ekosistem tersebut melalui solusi pembiayaan yang kompetitif,” jelasnya dalam keterangan resmi, Senin, 29 Juni 2026.
Di samping itu, pengalaman langsung mencoba kendaraan listrik menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman dan kepercayaan konsumen terhadap teknologi EV.
Maka itu, MUF Melalui program Coffee & Drive EV & Hybrid Experience, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mencoba langsung kendaraan listrik sekaligus memperoleh informasi terkait skema pembiayaan yang tersedia.
Program ini menjadi bagian dari strategi MUF memperluas akses pembiayaan kendaraan ramah lingkungan dan meningkatkan literasi masyarakat terhadap kendaraan listrik.
MUF sendiri menyediakan sejumlah skema pembiayaan untuk kendaraan EV dan hybrid, termasuk suku bunga mulai dari 1,99 persen melalui pengajuan Livin’ Auto, serta berbagai insentif seperti biaya administrasi Rp1, diskon admin hingga 50 persen, voucher belanja, dan perlindungan asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga.
Baca juga: OJK Sebut Masih Ada Ruang Penyaluran Pembiayaan Rp21 Triliun hingga Akhir 2026
Adapun untuk mendorong partisipasi, MUF menghadirkan program Lucky Dip bagi konsumen yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama acara berlangsung.
“Melalui program ini, MUF menegaskan perannya sebagai perusahaan pembiayaan yang mendukung pengembangan kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia, sejalan dengan upaya memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan” pungkas Dapot
Dengan infrastruktur yang semakin siap ditambah semakin beragamnya skema pembiayaan, MUF melihat bahwa pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia akan terus menunjukkan tren positif di masa mendatang. (*) Ari Astriawan


