Poin Penting
- IHSG ditutup kembali melemah 0,47 persen ke level 6.636,47 pada perdagangan Jumat (4/9/2026), seiring mayoritas saham dan sektor bergerak di zona merah
- Tekanan pasar cukup luas, tercermin dari 363 saham yang terkoreksi, sementara hanya 256 saham menguat
- Sektor transportasi menjadi pemberat utama IHSG, dengan pelemahan 1,09 persen. Sebaliknya, sektor energi, siklikal, dan industrial masih mampu mencatatkan penguatan
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 4 September 2026. IHSG turun 0,47 persen atau 31,42 poin ke level 6.636,47 dari posisi sebelumnya di 6.667,89.
Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 363 saham terkoreksi, 256 saham menguat, dan 172 saham tidak mengalami perubahan. Aktivitas perdagangan mencatatkan volume sebanyak 35,79 miliar saham dengan frekuensi 2,05 juta kali transaksi. Adapun total nilai transaksi mencapai Rp15,03 triliun.
Tekanan juga terjadi pada seluruh indeks utama domestik. LQ45 turun 0,78 persen ke level 657,59, IDX30 melemah 0,83 persen menjadi 367,92, Sri-Kehati terkoreksi 1,15 persen ke 321,54, dan JII turun 0,69 persen menjadi 396,34.
Baca juga: Siap-Siap, Bank Milik Chairul Tanjung Ini Mau Buyback Saham Rp300 Miliar
Dari sisi sektoral, mayoritas sektor saham bergerak di zona merah. Sektor transportasi mencatatkan pelemahan terdalam sebesar 1,09 persen, diikuti sektor non-siklikal yang turun 1,07 persen dan sektor teknologi melemah 0,76 persen.
Selanjutnya, sektor kesehatan terkoreksi 0,70 persen, bahan baku turun 0,41 persen, sektor keuangan melemah 0,40 persen, infrastruktur turun 0,30 persen, dan sektor properti terkoreksi tipis 0,01 persen.
Di sisi lain, tiga sektor berhasil bertahan di zona hijau. Sektor energi naik 0,22 persen, sektor siklikal menguat 0,19 persen, dan sektor industrial meningkat 0,18 persen.
Baca juga: Inflow Investor Asing Capai Rp1,06 Triliun, Saham Ini Paling Banyak Diborong
Saham Top Gainers dan Losers
Sejumlah saham mencatatkan penguatan signifikan dengan masuk jajaran top gainers, di antaranya PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS), dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC).
Sementara itu, saham yang menjadi top losers antara lain PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).
Adapun tiga saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang sesi hari ini adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA). (*)


