Poin Penting
- IHSG sesi I menguat 0,52 persen ke level 6.535,57, dengan nilai transaksi mencapai Rp8,96 triliun dan 320 saham tercatat naik
- Mayoritas sektor menopang IHSG, dengan sektor industrial memimpin penguatan 0,87 persen, disusul energi 0,82 persen dan infrastruktur 0,70 persen
- Bursa Asia mayoritas menguat, dengan KOSPI naik 0,79 persen dan Hang Seng 0,72 persen, sementara Nikkei Tokyo melemah 0,43 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (21/8) melanjutkan penguatan. IHSG ditutup di level 6.535,57, naik 0,52 persen dari posisi sebelumnya 6.501,58.
Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 26,65 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan mencapai 1,34 juta kali. Adapun total nilai transaksi tercatat sebesar Rp8,96 triliun.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 320 saham menguat, 268 saham terkoreksi, dan 196 saham stagnan.
Baca juga: BEI Mau Ubah Batas Harga Minimum Saham jadi Rp1
Penguatan IHSG turut ditopang mayoritas sektor saham. Sektor industrial memimpin kenaikan sebesar 0,87 persen, diikuti sektor energi yang menguat 0,82 persen, sektor infrastruktur naik 0,70 persen, dan sektor keuangan meningkat 0,65 persen.
Selanjutnya, sektor non-siklikal naik 0,38 persen, bahan baku 0,37 persen, siklikal 0,16 persen, dan properti 0,14 persen.
Di sisi lain, tiga sektor masih berada di zona merah. Sektor kesehatan turun 1,08 persen, teknologi melemah 0,58 persen, dan transportasi terkoreksi 0,08 persen.
Baca juga: Begini Prospek Saham BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI di Semester II 2026
Dari bursa Asia, mayoritas indeks juga bergerak menguat. KOSPI Korea naik 0,79 persen, Shanghai Composite Index menguat tipis, sedangkan Hang Seng Index naik 0,72 persen.
Sementara itu, Nikkei 225 Index Tokyo menjadi satu-satunya indeks utama yang melemah, yakni turun 0,43 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


