Poin Penting
- IHSG sesi I menguat tipis ke 7.636,88 (+0,20%) dari pembukaan, tetap bertahan di zona hijau
- Aktivitas perdagangan cukup ramai, dengan 23,88 miliar saham ditransaksikan, nilai Rp8,20 triliun, dan mayoritas saham menguat (331 vs 291 melemah)
- Penguatan ditopang sektor transportasi, teknologi, dan bahan baku, sementara sektor keuangan, siklikal, dan kesehatan melemah; bursa Asia mayoritas turun.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (17/4) ditutup bertahan pada zona hijau ke level 7.636,88 atau menguat 0,20 persen dari dibuka pada posisi hijau pada level 7.621,38.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 23,88 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,38 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,20 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 291 saham terkoreksi, 331 saham menguat dan 194 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Asing Net Sell Rp1,01 Triliun, Saham BBCA, BBRI, hingga BMRI Paling Banyak Dilego
Lalu, mayoritas sektor juga terpantau bergerak menguat. Rinciannya, sektor transportasi naik 1,80 persen, sektor teknologi meningkat 1,03 persen, sektor bahan baku menguat 0,90 persen, dan sektor industrial naik 0,65 persen.
Selanjutnya, sektor properti meningkat 0,56 persen, sektor non-siklikal menguat 0,50 persen, sektor energi naik 0,33 persen, dan sektor infrastruktur meningkat 0,11 persen.
Baca juga: Adaro Andalan Indonesia Siapkan Rp5 Triliun untuk Buyback Saham
Sedangkan, sektor sisanya terpantau melemah, di antaranya adalah sektor keuangan -0,80 persen, sektor siklikal -0,68 persen, dan sektor kesehatan -0,25 persen.
Sementara dari mancanegara, indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 1,14 persen, Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,03 persen, dan Hang Seng Index melemah 1,06 persen. (*)
Editor: Galih Pratama







