Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup menguat 0,61 persen ke level 6.074,61, didukung penguatan 421 saham dan nilai transaksi Rp10,22 triliun
- Penguatan terbesar datang dari sektor kesehatan, siklikal, energi, infrastruktur, dan properti yang naik antara 1,23 persen hingga 2,21 persen
- Bursa Asia mayoritas menghijau dengan Shanghai dan Nikkei menguat, meski sektor keuangan dan industrial di BEI masih terkoreksi.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (14/7) ditutup menguat 0,61 persen ke level 6.074,61 dari posisi 6.037,84.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 21,83 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,83 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,22 triliun.
Selanjutnya, tercatat terdapat 182 saham terkoreksi, 421 saham menguat, dan 187 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Tren Tokenisasi Aset Meningkat, Akses Investor Ke Saham Global Makin Terbuka
Mayoritas sektor terpantau juga terpantau bergerak naik, dengan sektor kesehatan menguat 2,21 persen, sektor siklikal meningkat 1,99 persen, sektor energi naik 1,85 persen, sektor infrastruktur menguat 1,81 persen, dan sektor properti meningkat 1,23 persen.
Lalu, sektor bahan baku naik 1,05 persen, sektor teknologi menguat 0,91 persen, sektor transportasi meningkat 0,32 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,30 persen.
Baca juga: S&P Pertahankan Peringkat Utang RI Outlook Stabil, Bagaimana Dampaknya ke Pasar Saham?
Sementara itu, sektor sisanya masih terkoreksi, dengan sektor keuangan melemah 0,38 persen dan sektor industrial turun 0,16 persen.
Dari bursa global, indeks-indeks bursa Asia juga mayoritas bergerak naik, di antaranya Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,22 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 0,30 persen. Sedangkan, Hang Seng Index turun 0,47 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


