Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup melemah tipis 0,03 persen ke level 6.234,29 meski sempat bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan
- Nilai transaksi mencapai Rp7,68 triliun dengan 23,09 miliar saham diperdagangkan; 323 saham menguat, 294 melemah, dan 169 stagnan
- Mayoritas sektor menguat dipimpin sektor siklikal, sementara bursa Asia cenderung melemah dipimpin penurunan Nikkei dan Shanghai Composite.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabugan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I, Senin (3/8), di zona merah setelah sempat bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan, dengan ditutup melemah tipis 0,03 persen ke level 6.234,29 dari posisi 6.236,12.
Berdasarkan data RTI Business, volume perdagangan mencapai 23,09 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,39 juta kali. Sementara itu, nilai transaksi tercatat sebesar Rp7,68 triliun.
Baca juga: Rangkuman Riset Syailendra Terkait Pasar Saham dan Obligasi Pekan Lalu
Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 294 saham terkoreksi, 323 saham menguat, dan 169 saham ditutup stagnan.
Secara sektoral, mayoritas indeks sektoral masih berada di zona hijau. Sektor barang konsumsi siklikal memimpin penguatan dengan kenaikan 1,93 persen, diikuti sektor barang konsumsi non-siklikal sebesar 0,65 persen, sektor bahan baku 0,57 persen, sektor infrastruktur 0,47 persen, sektor transportasi 0,28 persen, serta sektor energi yang naik 0,19 persen.
Baca juga: Investor Bakal Cermati 4 Katalis Penggerak Pasar Saham, Ini Rinciannya
Di sisi lain, sejumlah sektor masih mengalami tekanan. Sektor teknologi mencatat pelemahan terdalam sebesar 1,33 persen, disusul sektor kesehatan yang turun 0,88 persen, sektor keuangan melemah 0,51 persen, sektor industri turun 0,11 persen, dan sektor properti terkoreksi 0,05 persen.
Sementara dari burs global, mayoritas bursa saham Asia juga bergerak melemah. Shanghai Composite Index turun 0,81 persen dan Nikkei 225 Index terkoreksi 1,18 persen. Adapun Hang Seng Index masih mampu menguat tipis 0,04 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


