Poin Penting
- Laba bersih CLEO naik 27 persen yoy menjadi Rp262,5 miliar pada semester I 2026
- Penjualan tumbuh 23,8 persen yoy menjadi Rp1,69 triliun, ditopang segmen produk botol
- Pabrik baru di Palu siap beroperasi untuk memperkuat ekspansi dan pertumbuhan bisnis.
Jakarta – PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) membukukan laba bersih periode berjalan Rp262,50 miliar pada semester I 2026. Laba ini tumbuh 27,0 persen secara year-on-year (yoy) dari posisi periode yang sama tahun lalu Rp206,63 miliar.
CEO CLEO, Melisa Patricia, menyebut pertumbuhan laba bersih kali ini melampaui pertumbuhan penjualan di semester I 2026 yang tercatat sebesar 23,78 persen yoy dari Rp1,36 triliun menjadi Rp1,69 triliun.
“Kami bersyukur dapat membukukan pertumbuhan laba yang melampaui pertumbuhan penjualan. Capaian ini mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam menjaga efisiensi operasional sekaligus meningkatkan profitabilitas,” ucap Melisa dalam keterangan resmi dikutip, 3 Agustus 2026.
Baca juga: Ekspansi Agresif CLEO: Dari Jaringan 500 Cabang hingga Pabrik Baru
Secara rinci, pertumbuhan penjualan disokong segmen produk botol dan non-botol yang tumbuh masing-masing 28,8 persen yoy dan 20,1 persen yoy.
“Segmen produk botol tetap menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perseroan,” ujar Melisa.
Kinerja positif CLEO juga tak lepas dari rantai pasokan yang terintegrasi dengan jaringan 32 pabrik di Indonesia. Sejurus dengan itu, 11 ribu jaringan distribusi yang dimiliki perseroan makin mudahkan konsumen untuk mendaptkan produk CLEO.
Tak hanya memudahkan konsumen, bagi perseroan jaringan pabrik tersebut juga mampu menekan biaya distribusi dan transportasi perseroan, mengingat karakter produk air minum yang memakan tempat dan berbobot berat.
Baca juga: CLEO Bagikan Dividen Rp60 Miliar, Setara Rp2,5 per Saham
Sementara memasuki awal paruh kedua tahun 2026, CLEO semakin mengukuhkan posisi sebagai pemain Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) nasional yang memiliki jaringan kuat, menyusul pengoperasian pabrik baru di Palu yang akan segera dimulai.
“Pengoperasian pabrik baru ini tentu saja semakin menguatkan keyakinan bahwa kinerja positif Perseroan akan terus berlanjut,” tutup Melisa. (*)
Editor: Galih Pratama


