Poin Penting
- IHSG sesi I turun 0,60 persen ke 6.411,19, dengan nilai transaksi Rp7,34 triliun dan 361 saham terkoreksi
- Mayoritas sektor melemah, dipimpin energi (-1,35 persen), bahan baku (-0,86 persen), dan non-siklikal (-0,72 persen), properti dan infrastruktur menjadi sektor yang menguat
- Bursa Asia ikut tertekan, dengan KOSPI anjlok 5,50 persen, Nikkei 3,26 persen, dan Shanghai Composite 2,21 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (19/8) ditutup di zona merah atau turun 0,60 dari level 6.449,83 ke 6.411,19.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 21,43 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,30 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,34 triliun.
Dilihat dari pergerakan saham, tercatat terdapat 361 saham terkoreksi, 233 saham menguat dan 191 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Begini Prospek Saham BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI di Semester II 2026
Mayoritas sektor juga terpantau bergerak turun. Rinciannya, sektor energi melemah 1,35 persen, sektor bahan baku -0,86 persen, sektor non-siklikal -0,72 persen, sektor kesehatan -0,60 persen, dan sektor transportasi -0,55 persen.
Selanjutnya, sektor keuangan -0,52 persen, sektor teknologi -0,44 persen, sektor siklikal -0,30 persen, dan sektor industrial -0,26 persen.
Di sisi lain, sektor properti dan infrastruktur kompak naik, masing-masing menguat 1,51 persen dan 0,82 persen.
Baca juga: Mirae Asset Ramal MSCI Kembali Buka Rebalancing Saham RI Tahun Depan
Sementara dari indeks global, sejumlah indeks bursa Asia juga kompak melemah, dengan KOSPI Korea tercatat mengalami penurunan 5,50 persen, Nikkei 225 Index Tokyo merosot 3,26 persen.
Lalu, Shanghai Composite Index Shanghai melemah 2,21 persen, dan Hang Seng Index turun 0,09 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


