Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup melemah tipis 0,04 persen ke level 6.183,15 dengan nilai transaksi Rp5,22 triliun dan volume perdagangan mencapai 14,84 miliar saham
- Tekanan datang dari mayoritas sektor, dipimpin properti (-1,60 persen), kesehatan (-0,46 persen), teknologi (-0,43 persen), dan keuangan (-0,38 persen), meski bahan baku naik 0,77 persen
- Bursa Asia kompak terkoreksi, dengan Nikkei 225 anjlok 4,16 persen, Shanghai Composite turun 1,31 persen, dan Hang Seng melemah 0,14 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (28/7) ditutup pada zona merah ke level 6.183,15 atau melemah tipis 0,04 persen dari posisi 6.185,78.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 14,84 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 922 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,22 triliun.
Baca juga: Jaga Stabilitas Harga, BNI Bakal Buyback Saham Rp627 Miliar
Dari pergerakan saham, tercatat terdapat 255 saham terkoreksi, 332 saham menguat dan 208 saham tetap tidak berubah.
Selanjutnya, mayoritas sektor ikut bergerak turun. Sektor properti -1,60 persen, sektor kesehatan -0,46 persen, sektor teknologi -0,43 persen, sektor keuangan -0,38 persen, sektor energi -0,29 persen, dan sektor transportasi turun 0,16 persen.
Baca juga: Investor RI Makin Minati Tokenisasi Aset Berbasis Saham AS, Ini Buktinya
Sedangkan, saham sisanya masih mampu menguat, dengan sektor bahan baku naik 0,77 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,68 persen, sektor infrastruktur menguat 0,19 persen, sektor siklikal naik 0,02 persen, dan sektor industrial flat menghijau.
Sementara dari indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, di antaranya Nikkei 225 Index Tokyo turun 4,16 persen, Hang Seng Index merosot 0,14 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 1,31 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


