Poin Penting
- IHSG ditutup melemah tipis 0,05 persen ke level 6.127,38 dengan nilai transaksi mencapai Rp50,14 triliun.
- Saham top gainers dipimpin BREN, PTRO, dan BRPT, sementara FILM, UNIC, dan WIIM menjadi top losers.
- Mayoritas sektor saham menguat, dipimpin sektor infrastruktur, bahan baku, dan energi.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, ditutup berbalik melemah tipis ke posisi 6.127,38 atau turun 0,05 persen dari level sebelumnya 6.130,19.
Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 409 saham terkoreksi, 271 saham menguat, dan 137 saham stagnan.
Sebanyak 47,21 miliar saham diperdagangkan dengan 2,37 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp50,14 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Melesat 1,43 Persen, Ini Pendorongnya
Selanjutnya, mayoritas indeks dalam negeri juga bergerak merah, dengan LQ45 turun 1,49 persen ke 611,17, IDX30 merosot 1,85 persen jadi 347,54, dan Sri-Kehati melemah 2,67 persen ke 300,00.
Sementara itu, Jakarta Islamic Index (JII) masih mencatat kenaikan tipis 0,01 persen menjadi 381,95.
Mayoritas Sektor Menguat
Meski IHSG melemah, sebagian besar sektor saham justru ditutup menguat.
Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan kenaikan 2,89 persen, diikuti sektor bahan baku 2,65 persen, sektor energi 1,95 persen, sektor siklikal 1,17 persen, sektor transportasi 0,77 persen, dan sektor industrial 0,31 persen.
Di sisi lain, sejumlah sektor masih mengalami tekanan. Sektor kesehatan turun 1,49 persen, sektor properti melemah 1,09 persen, sektor keuangan terkoreksi 1,04 persen, sektor non-siklikal turun 0,64 persen, dan sektor teknologi melemah 0,63 persen.
Baca juga: Rebalancing MSCI Berlaku, IHSG Tetap Perkasa di Zona Hijau
Saham Grup Konglomerasi Pimpin Penguatan
Sederet saham yang masuk daftar top gainers antara lain PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).
Sementara itu, saham yang menjadi top losers yakni PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)
Editor: Yulian Saputra


