Poin Penting
- IHSG ditutup menguat 1,56 persen ke level 6.186,36 pada perdagangan 30 Juli 2026, ditopang 495 saham yang naik, dengan nilai transaksi mencapai Rp12,93 triliun
- Seluruh indeks dan sektor saham berakhir di zona hijau, dipimpin kenaikan sektor siklikal 2,25 persen, non-siklikal 2,12 persen, serta properti dan energi masing-masing 1,87 persen
- Saham KOTA, JSPT, dan BACH memimpin daftar top gainers, sementara AISA, ASGR, dan TPIA menjadi top losers.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 30 Juli 2026 ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke posisi 6.186,36 atau melesat 1,56 persen dari level 6.091,38.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 158 saham terkoreksi, 495 saham menguat, dan 136 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 30,81 miliar saham diperdagangkan dengan 1,75 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp12,93 triliun.
Baca juga: BMRI dan BBCA Catat Kinerja Positif, Begini Tren Harga Saham Keduanya
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri terpantau menguat. Rinciannya, LQ45 melesat 2,03 persen ke 618,86, IDX30 meningkat 2,11 persen jadi 348,59, Sri-Kehati menguat 1,55 persen ke 301,72, dan JII naik 2,01 persen menjadi 368,58.
Tak hanya itu, seluruh sektor juga mengalami pergerakan yang positif, dengan sektor siklikal meningkat 2,25 persen, sektor non-siklikal menguat 2,12 persen, sektor properti dan sektor energi naik 1,87 persen, dan sektor industrial meningkat 1,54 persen.
Selanjutnya, sektor transportasi menguat 1,47 persen, sektor keuangan dan sektor bahan baku naik 1,43 persen, sektor kesehatan meningkat 1,24 persen, sektor infrastruktur menguat 1,11 persen, dan sektor teknologi naik 0,29 persen.
Baca juga: Soal Pipeline IPO Saham, Trimegah Sekuritas: Masih dalam Tahap Diskusi
Saham Top Gainers dan Losers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH).
Sedangkan saham top losers adalah PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA), PT Astra Graphia Tbk (ASGR), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
Adapun saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH). (*)
Editor:: Galih Pratama


