Poin Penting
- IHSG ditutup melemah 0,68 persen ke level 6.858,89 pada perdagangan Selasa (12/5).
- Pelemahan dipicu rupiah yang menembus Rp17.500 per dolar AS dan sentimen MSCI.
- Sektor kesehatan dan industrial menjadi penekan utama pergerakan IHSG.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (12/5) ditutup ke posisi 6.858,89 atau mengalami pelemahan sebanyak 0,68 persen dari level 6.905,62.
Manajemen Phintraco Sekuritas menyebut pelemahan IHSG dipicu oleh depresiasi rupiah yang menembus level Rp17.500 per Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini.
“Serta antisipasi penurunan bobot oleh MSCI menjadi faktor negatif yang mendorong pelemahan IHSG,” tulis Manajemen Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
Sebagai informasi, pada penutupan perdagangan sore ini berdasarkan Bloomberg pukul 16.03 WIB, nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.525 per dolar AS. Mata uang Garuda tercatat turun 115 poin atau 0,66 persen
Baca juga: Rupiah Anjlok ke Rp17.500 per USD, Purbaya Yakin Fiskal Masih Aman
Kemudian, berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 463 saham terkoreksi, 207 saham menguat, dan 151 saham stagnan.
Sebanyak 32,98 miliar saham diperdagangkan dengan 2,53 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp16,29 triliun.
Meski IHSG melemah, mayoritas indeks domestik masih mencatat penguatan. Indeks LQ45 naik 0,18 persen ke 669,84, IDX30 meningkat 0,24 persen jadi 376,91, dan dan JII menguat 0,59 persen menjadi 449,51.
Sementara itu, indeks Sri-Kehati turun 0,50 persen ke 328,64.
Sektor Kesehatan dan Industrial Tekan IHSG
Mayoritas sektor saham bergerak di zona merah. Sektor kesehatan memimpin pelemahan dengan penurunan 3,51 persen, disusul sektor industrial yang turun 3,20 persen.
Selain itu, sektor infrastruktur melemah 1,50 persen, sektor non-siklikal turun 1,44 persen, sektor properti terkoreksi 0,61 persen, sektor teknologi turun 0,48 persen, dan sektor siklikal melemah 0,06 persen.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Ambles 1,43 Persen ke Posisi 6.807
Di sisi lain, sejumlah sektor masih mencatat penguatan. Sektor bahan baku naik 1,85 persen, sektor transportasi menguat 1,59 persen, sektor keuangan naik 0,31 persen, dan sektor energi bertambah 0,01 persen.
Saham Top Gainers dan Losers
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).
Sementara itu, saham top losers ditempati PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA), PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Baca juga: IHSG Masih Rawan Melemah, 4 Saham Ini Direkomendasikan
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT). (*)
Editor: Yulian Saputra


