Poin Penting
- BSI menargetkan tabungan haji tumbuh 12-15 persen pada 2026 didorong penguatan layanan digital dan program Indonesia Berhaji
- Dana tabungan haji BSI per Maret 2026 naik 14,68 persen yoy menjadi Rp15,65 triliun dengan 7,25 juta nasabah
- Nasabah haji BSI didominasi Milenial dan Gen Z, sementara perseroan memberangkatkan 83,5 persen jamaah dari total kuota haji 2026.
Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) atau BSI membidik total tabungan haji perseroan mampu tumbuh 12-15 persen pada 2026.
Hal itu diungkapkan Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Kuartal I 2026 yang diselenggarakan secara virtual, Selasa, 12 Mei 2026.
“Nah dengan itu maka kami optimis ya tahun ini kita menargetkan untuk jumlah tabungan haji kita akan naik di angka kurang lebih 12-15 persen,” ucap Anton.
Baca juga: BSI Bukukan Laba Rp2,20 Triliun di Kuartal I 2026, Tumbuh 17,10 Persen
Anton menjelaskan, dana tabungan haji yang dikelola perseroan per Maret 2026 tumbuh 14,68 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp15,65 triliun, dengan total 7,25 juta jamaah haji.
Dari jumlah tersebut, sekitar 2,05 juta nasabah jamaah haji BSI telah terintegrasi dan dikelola melalui aplikasi BYOND by BSI.
Menurut Anton, pencapaian itu akan terus diperkuat melalui program Indonesia Berhaji yang dijalankan di berbagai daerah hingga instansi.
“Setiap daerah ada programnya, termasuk di kabupaten-kabupaten maupun instansi-instansi tertentu,” imbuhnya.
BSI juga mencatat adanya pertumbuhan nasabah tabungan haji di kuartal I 2026. Mereka mayoritas berasal dari kalangan Milenial dan Gen Z rentang usia 21-40 tahun dengan jumlah 184 ribu nasabah.
Baca juga: Tok! BSI (BRIS) Sepakat Bagikan Dividen Rp1,51 Triliun
Hingga Maret 2026, total nasabah tabungan haji BSI tercatat mencapai 7,25 juta, atau naik 0,32 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 6,93 juta.
Di sisi lain, berdasarkan data terakhir terkait dengan pemberangkatan haji tahun 2026, BSI berhasil memberangkatkan kurang lebih sebanyak 83,5 persen jemaah haji dari total kuota keberangkatan. (*)
Editor: Galih Pratama


