Poin Penting
- IHSG ditutup melemah 0,37 persen ke level 6.501,66, dengan 367 saham terkoreksi dan nilai transaksi mencapai Rp14,29 triliun
- Mayoritas indeks dan sektor domestik melemah, dengan sektor properti turun paling dalam 1,67 persen, sementara sektor bahan baku menguat 1,38 persen
- POWR, YUPI, dan TOTL menjadi top gainers, sedangkan ARTO, EXCL, dan SHIP memimpin daftar saham top losers.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 24 Agustus 2026 ditutup bertahan pada zona merah ke level 6.501,66 dari level 6.525,69 atau melemah 0,37 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 367 saham terkoreksi, 259 saham menguat, dan 166 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 35,88 miliar saham diperdagangkan dengan 2,19 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp14,29 triliun.
Tidak hanya itu, mayoritas indeks dalam negeri juga terpantau melemah, dengan LQ45 turun 0,41 persen ke 641,95, IDX30 merosot 0,39 persen jadi 358,59, dan Sri-Kehati melemah 0,50 persen ke 312,12. Sedangkan, JII naik 0,63 persen menjadi 394,14.
Baca juga: Daftar Saham Penopang IHSG Sepekan: BYAN, BBRI, hingga BBCA
Hampir seluruh sektor juga mengalami pergerakan yang negatif. Rinciannya, sektor properti turun 1,67 persen, sektor kesehatan -1,59 persen, sektor transportasi -0,91 persen, sektor teknologi -0,77 persen, dan sektor siklikal -0,68 persen.
Selanjutnya, sektor keuangan merosot 0,50 persen, sektor infrastruktur -0,32 persen, sektor non-siklikal -0,13 persen, sektor industrial -0,05 persen, dan sektor energi -0,04 persen.
Sedangkan, hanya sektor bahan baku yang mengalami penguatan sebanyak 1,38 persen.
Baca juga: FTSE Russell Depak 29 Saham RI, Ini Daftarnya
Saham Top Gainers dan Losers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR), PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), dan PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL).
Sedangkan saham top losers adalah PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), dan PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP).
Ada juga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), dan PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS). (*)
Editor: Galih Pratama


