Poin Penting
- Kemnaker membuka pendaftaran calon mitra Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II pada 21–31 Agustus 2026 bagi perusahaan dan kementerian/lembaga
- Calon mitra wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi dan mengusulkan posisi magang, kebutuhan peserta, lokasi, serta durasi pemagangan untuk diverifikasi pada 1–3 September 2026
- Pendaftaran peserta MagangHub dibuka 3–8 September 2026, dilanjutkan rekrutmen 9–15 September dan seleksi hingga pengumuman peserta pada 18 September 2026
Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran calon mitra penyelenggara Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 pada 21–31 Agustus 2026.
Pendaftaran sendiri ditujukan bagi perusahaan serta kementerian/lembaga yang akan menjadi mitra penyelenggara pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengatakan, keterlibatan perusahaan dan kementerian/lembaga sebagai mitra penyelenggara menjadi bagian penting dalam memperluas kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp5,9 Triliun untuk MagangHub 2026 dan Pelatihan Vokasi
“Kemnaker mengajak perusahaan, kementerian, atau lembaga untuk turut berpartisipasi dalam Program Pemagangan Nasional demi memperluas kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi untuk memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Yassierli dalam keterangannya, dikutip Senin, 24 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, untuk menjadi mitra penyelenggara, calon mitra wajib memiliki akun SIAPKerja dan menunjuk satu orang pegawai yang terdaftar pada Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) sebagai admin penyelenggara pemagangan.
Melalui admin tersebut, perusahaan melakukan pendaftaran secara mandiri melalui laman resmi MagangHub dengan melengkapi sejumlah persyaratan, antara lain Nomor Induk Berusaha (NIB) atau kode pendaftaran WLKP, data pimpinan perusahaan, surat penunjukan admin, serta surat pernyataan kesediaan menjadi mitra penyelenggara pemagangan.
Baca juga: Asap Karhutla Kalimantan Ganggu Penerbangan, Kemenhub Beri Instruksi Ini
Selain mendaftar sebagai mitra penyelenggara, perusahaan juga wajib mengusulkan program pemagangan yang memuat posisi, persyaratan program studi, lokasi, jumlah kebutuhan peserta, deskripsi posisi, serta jumlah hari pemagangan dan hari libur dalam satu minggu.
Seluruh pendaftaran dan pengusulan program selanjutnya akan melalui proses verifikasi sebelum mitra penyelenggara ditetapkan. Verifikasi akan dilakukan pada 1–3 September 2026.
“Setelah proses pendaftaran dan pengusulan program, kami akan melakukan verifikasi terhadap calon mitra penyelenggara pada 1–3 September 2026. Hasil verifikasi tersebut menjadi dasar penetapan mitra penyelenggara pemagangan sebelum kemudian diumumkan melalui laman MagangHub,” ungkapnya.
Setelah mitra penyelenggara ditetapkan, tahapan berikutnya berlanjut pada pendaftaran peserta yang dibuka pada 3–8 September 2026.
Selanjutnya, mitra penyelenggara melakukan rekrutmen dan pengusulan peserta pada 9–15 September 2026.
Peserta yang telah diusulkan kemudian mengikuti proses seleksi dan penetapan peserta pemagangan pada 16–18 September 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 18 September 2026. (*)
Editor: Galih Pratama


