Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 0,87 persen ke level 6.449,66, dengan 345 saham menguat dan nilai transaksi mencapai Rp219,33 miliar
- CGS International memproyeksikan IHSG bergerak variatif cenderung menguat dengan support 6.315–6.355 dan resistance 6.435–6.470
- Sentimen positif berasal dari Wall Street dan kenaikan harga komoditas. Aksi jual asing dan tekanan saham BYAN menjadi risiko pasar.
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (20/8) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat ke posisi 6.449,66 atau naik 0,87 persen dari level sebelumnya 6.394,12.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 454,68 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 41 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp219,33 miliar.
Dari sisi pergerakan saham, tercatat terdapat 73 saham terkoreksi, 345 saham menguat, dan 243 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Prodia Siapkan Rp150 Miliar untuk Buyback Saham
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.315-6.355 dan resistance 6.435-6.470,” kata analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 20 Agustus 2026.
Lebih lanjut, analis CGS menilai, dengan menguatnya indeks di bursa Wall Street dan naiknya harga mayoritas komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, berlanjutnya aksi jual investor asing dan tekanan jual di saham BYAN pasca perseroan membantah kabar yang beredar berpeluang menjadi katalis negatif untuk IHSG.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak di 6.370-6.430, Berikut Sentimennya
Rekomendasi Saham Hari Ini
Pada perdagangan hari ini, CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA).
Ada juga saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG). (*)
Editor: Galih Pratama


